Penyerang sayap 22 tahun itu terpilih untuk kedua kalinya menjadi pemain terbaik Inggris secara berturut setelah 2021/2022 yang kali ini ia mengalahkan Jude Bellingham dan Harry Kane di posisi kedua dan ketiga.
Saka meraih penghargaan ini saat dirinya menjalani persiapan bersama armada Inggris di bawah asuhan pelatih Gareth Southgate jelang persiapan laga melawan Ukraina di pertandingan kelima kualifikasi Euro 2024 Jerman Grup C di St George Park.
"Bukayo Saka dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pria Inggris tahun ini untuk tahun kedua berturut-turut," tulis dari laman resmi timnas Inggris, dilansir Rabu (6/9/2023).
Kepastian ini didapat setelah Saka melesakkan 7 gol dan 3 assists dari 10 penampilan bersama The Three Lions pada musim 2022/2023.
Catatan ini termasuk dari empat laga dengan raihan 3 gol dan 1 assist-nya dari lima laga timnas Inggris di Piala Dunia 2022 Qatar yang berakhir pada babak perempat final, termasuk penghargaan pemain terbaik yang diraihnya pada laga pembuka kejuaraan dunia itu melawan Iran saat menang dengan skor 6-2.
Raihan menjadi pemain terbaik Inggris ini juga berdasarkan saat pesepak bola kelahiran 5 September 2001 itu meraih penghargaan pemain terbaik pada laga kualifikasi Euro 2024 saat timnya menang 2-0 atas Ukraina pada 26 Maret dan saat timnya menang 7-0 atas Makedonia Utara pada 19 Juni dimana saat itu ia membuat hattrick pertama untuk negaranya.
Secara keseluruhan, Saka kini telah mengoleksi 28 caps untuk timnas Inggris dengan 11 gol dan 7 assists. Penghargaan ini juga menjadi penghargaan ketiga yang diraihnya musim ini setelah baru-baru ini dihadiahi penghargaan sebagai pemain muda terbaik Liga Inggris 2022/2023 dan masuk ke dalam tim terbaik Liga Inggris 2022/2023.
Saka kini sedang bersiap melakoni dua laga untuk timnas Inggris ketika melawan Ukraina pada Sabtu (9/9) pukul 23.00 di Stadion Miejski Wroclaw pada ajang kualifikasi Euro 2024 Jerman Grup C dan melawan Skotlandia dalam laga persahabatan pada Rabu (13/9) pukul 01.45 WIB di Hampden Park.
Baca Juga: Shin Tae-yong Pantau Langsung Saat Turkmenistan Gilas Taiwan 4-0, Indonesia Kudu Waspada
Berita Terkait
-
Ungguli Jude Bellingham dan Harry Kane, Bukayo Saka Pemain Terbaik Inggris 2022/2023
-
Tumbang di Markas Arsenal, Erik ten Hag: Hasil Tidak Adil, Manchester United Layak Menang!
-
Rasmus Hojlund, Secercah Harapan di Tengah Inkonsistensi Manchester United
-
Cedera Selangkangan, Mikel Arteta Beri Indikasi Thomas Partey Menepi Lama
-
Tundukkan Manchester United dengan Dua Gol di Injury Time, Mikel Arteta Puji Mental Baja Arsenal
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Profil PT Ormat Geothermal Indonesia, Benarkah Perusahaan Asal Israel?
-
CEK FAKTA: Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Mulai 5-28 Februari, Benarkah?
-
SD Kristen Manahan Solo Pertahankan Juara MilkLife Soccer Challenge
-
Apa Doa 1 Ramadan Sesuai Ajaran Rasulullah? Ini Bacaan Arab, Latin, dan Artinya
-
Bigmo Anak Siapa? Ferry Irwandi Panen Kritik Usai Undang Anak Koruptor ke Podcast
-
Sianida di Balik Topeng Kesopanan Bangsawan Inggris dalam An English Murder
-
Nonton Hemat di CGV Pakai ShopeePay, Diskon Rp20 Ribu Sampai Akhir Bulan
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Sirine Kota Palembang Bunyi Lagi, Apa Maknanya dan Apa Fungsinya Sekarang?
-
Jeng Yah dan Perlawanan Sunyi Merebut Ruang Sejarah dalam 'Gadis Kretek'