/
Minggu, 10 September 2023 | 02:18 WIB
Pemain PSMS Medan, Matheus Souza. (ANTARA/Juraidi)

Gelandang serang PSMS Medan asal Brasil, Matheus Souza, mengaku siap mengukir sejarah bersama tim yang dibelanya tersebut menjalani Liga 2 musim 2023/2024 untuk promosi ke Liga 1 Indonesia musim mendatang.

"Aku nonton pertandingan Liga Indonesia, aku bisa rasakan atmosfernya. Aku tak sabar menunggu Liga 2 dimulai. Bersama dengan tim ini aku rasa kami bisa membuat sejarah, dan kami harap bisa naik ke Liga 1," katanya seperti dimuat Antara, Sabtu (9/9).

Saat ditanya soal target mencetak gol di PSMS, Matheus Souza mengaku lebih mementingkan kemenangan tim ketimbang jumlah gol yang bisa dia lesakkan. Kendati demikian, pria yang mengaku lebih suka disapa Souza itu berharap bisa menjadi salah satu mesin gol PSMS musim ini.

"Aku lebih suka dipanggil Souza, tapi Matheus juga tidak apa-apa, terserah. Aku harap bisa cetak banyak gol. Aku di PSMS tak main sendiri, tapi di 18 pertandingan nanti, 20, 21 gol aku rasa bagus," katanya.

Matheus Souza datang ke PSMS Medan berstatus bebas transfer setelah sebelumnya membela klub Liga 2 Thailand, Suphanburi FC pada musim 2022/2023. Seminggu berlatih dengan PSMS, Souza mengatakan saat ini kondisinya sudah cukup baik.

"Bagus, aku rasa semua positif, mereka menerimaku dengan sangat baik. Mereka bilang tenang dan berlatih, aku sudah mulai berlatih, dan kondisi fisikku sudah baik, tahap demi tahap membaik," katanya.

Souza dan rekannya sesama pemain asing di PSMS, gelandang asal Korea Selatan Kim Jin-Sung, memang tergolong rekrutan paling anyar PSMS musim ini.

Bersama Ridho Syuhada dan Dwiki Arya, menyusul bergabung dengan PSMS Medan, keempatnya diharapkan bisa beradaptasi dengan gaya permainan PSMS racikan pelatih Ridwan Saragih.

"Aku memang masih baru bersama Kim. Tahap demi tahap, latihan demi latihan, aku rasa positif. Berada di sini tujuh hari, dan kami berkembang di tujuh hari ini, kerja sama tim juga semakin membaik. Pelatih punya dua formasi dan kami melatih dua formasi ini, semuanya bagus," katanya.

Baca Juga: Kena Bantai 9 Gol, Pelatih Taiwan: Timnas Indonesia U-23 Masih Punya Kelemahan

Load More