/
Senin, 11 September 2023 | 09:06 WIB
Foto kolase Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo ((Dok. Istimewa))

Tiga tokoh terkemuka di kancah politik Indonesia telah resmi diumumkan sebagai bakal capres di Pilpres 2024.

Mereka adalah Anies Baswedan, yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, kemudian Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Jelang gelaran pesta demokrasi tahun depan, Anies Baswedan sudah mendapat dukungan dari sejumlah partai politik yang tergabung dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, yaitu Partai NasDem dan PKB.

Sedangkan Prabowo Subianto didukung oleh koalisi Indonesia Maju yang mencakup Partai Gerindra, PBB, PAN, dan Partai Golkar. Sementara itu, Ganjar Pranowo mendapat dukungan dari PDIP, Partai Hanura, Perindo dan PPP.

Saat ini, masyarakat luas tentu ingin memahami lebih lanjut tentang profil ketiga kandidat ini, termasuk latar belakang keuangan mereka. Berikut adalah gambaran mengenai status kekayaan dan utang masing-masing bakal capres 2024:

Anies Baswedan

Dilaporkan pada 31 Maret 2022, Anies Baswedan memiliki total kekayaan sebesar Rp 18 miliar. 

Akan tetapi, ia memiliki utang yang signifikan, yaitu Rp 7,606 miliar, sehingga kekayaan bersihnya menjadi Rp 10,95 miliar. 

Ini menjadikan Anies sebagai bakal capres dengan jumlah utang tertinggi di antara kedua lawannya. Bagaimana tidak, jumlah utang Anies hampir mencapai setengah dari total harta kekayaannya. 

Baca Juga: Raba Bagian Tubuh Wanita, Oknum Lurah di Pekanbaru Resmi Tersangka

Prabowo Subianto

Prabowo Subianto memperbarui laporan LHKPN-nya pada 31 Maret 2023. Dalam laporannya, Ketua Umum Partai Gerindra ini mencatat kekayaan mencapai Rp 2,03 triliun.

Namun sosoknya juga mencatatkan utang sebesar Rp 8 miliar. Laporan itu menjadikan Prabowo sebagai kandidat capres dengan harta paling banyak dari Ganjar maupun Anies.

Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo melaporkan asetnya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terakhir kali pada 30 Maret 2022. 

Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total kekayaan yang dimilikinya mencapai Rp 11,77 miliar dan tidak memiliki utang.

Dengan adanya informasi ini, masyarakat diharapkan dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi mengenai siapa capres yang akan dipilih dalam Pemilu 2024.

Load More