Tiga tokoh terkemuka di kancah politik Indonesia telah resmi diumumkan sebagai bakal capres di Pilpres 2024.
Mereka adalah Anies Baswedan, yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, kemudian Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Jelang gelaran pesta demokrasi tahun depan, Anies Baswedan sudah mendapat dukungan dari sejumlah partai politik yang tergabung dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, yaitu Partai NasDem dan PKB.
Sedangkan Prabowo Subianto didukung oleh koalisi Indonesia Maju yang mencakup Partai Gerindra, PBB, PAN, dan Partai Golkar. Sementara itu, Ganjar Pranowo mendapat dukungan dari PDIP, Partai Hanura, Perindo dan PPP.
Saat ini, masyarakat luas tentu ingin memahami lebih lanjut tentang profil ketiga kandidat ini, termasuk latar belakang keuangan mereka. Berikut adalah gambaran mengenai status kekayaan dan utang masing-masing bakal capres 2024:
Anies Baswedan
Dilaporkan pada 31 Maret 2022, Anies Baswedan memiliki total kekayaan sebesar Rp 18 miliar.
Akan tetapi, ia memiliki utang yang signifikan, yaitu Rp 7,606 miliar, sehingga kekayaan bersihnya menjadi Rp 10,95 miliar.
Ini menjadikan Anies sebagai bakal capres dengan jumlah utang tertinggi di antara kedua lawannya. Bagaimana tidak, jumlah utang Anies hampir mencapai setengah dari total harta kekayaannya.
Baca Juga: Raba Bagian Tubuh Wanita, Oknum Lurah di Pekanbaru Resmi Tersangka
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto memperbarui laporan LHKPN-nya pada 31 Maret 2023. Dalam laporannya, Ketua Umum Partai Gerindra ini mencatat kekayaan mencapai Rp 2,03 triliun.
Namun sosoknya juga mencatatkan utang sebesar Rp 8 miliar. Laporan itu menjadikan Prabowo sebagai kandidat capres dengan harta paling banyak dari Ganjar maupun Anies.
Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo melaporkan asetnya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terakhir kali pada 30 Maret 2022.
Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total kekayaan yang dimilikinya mencapai Rp 11,77 miliar dan tidak memiliki utang.
Dengan adanya informasi ini, masyarakat diharapkan dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi mengenai siapa capres yang akan dipilih dalam Pemilu 2024.
Berita Terkait
-
Adu Utang Ganjar vs Prabowo vs Anies: Ternyata Ini Bacapres 2024 Paling Banyak Ngutang
-
Ketua MUI Guyon Lihat Ganjar di Tayangan Azan: Lengan Bajunya Kok Tak Digulung...
-
Basuki Hadimuljono hingga Sri Mulyani Dinilai Bisa Jadi Alternatif Cawapres Ganjar Pranowo
-
Ganjar Pranowo Dituding Mainkan Politik Identitas Lewat Tayangan Azan, MUI Bilang Begini
-
Ganjar Pranowo Ngopi Bareng Mahfud MD, Cara Duduk Kaki Disilang Jadi Sorotan: Ternyata Ini Maknanya
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
62 Kode Redeem FF Aktif Hari Ini 1 Maret: Klaim Beat Fist dan Harta Karun Ramadan
-
Dubes Iran Sebut Agresi AS-Israel Sebagai Bagian Sejarah Panjang Intervensi Washington
-
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Idulfitri Pada 19 Maret 2026
-
Muhammadiyah Lebaran Idulfitri 1447 H Tanggal Berapa? Ini Penjelasannya
-
Bangga! Ariana Ivy Meriahkan Peluncuran Soundtrack Timun Mas in Wonderland
-
8 Sepatu Converse Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
Potret Pengungsi Perang Suriah dalam As Long as the Lemon Trees Grow
-
Menanti Tuhan yang Diam: Pergulatan Iman dalam Silence Karya Shusaku Endo
-
BI Ungkap Banyak Orang dan Korporasi Malas Ajukan Kredit Bank
-
Dubes Iran Minta Pemerintah RI Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran