Selebgram Siskaeee menjadi salah satu pemeran yang akan dipanggil polisi terkait kasus produksi film porno di Jakarta Selatan. Pemeran film dewasa Keramat Tunggak itu seharusnya diperiksa pada hari ini, Jumat (15/9/2023).
Namun, Siskaee diduga sedang berada di luar negeri. Dilihat dari akun Instagram pribadinya, ia diduga tengah berada di Kamboja.
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Mtero jaya mengatakan bahwa 16 orang saksi, termasuk Siskaeee tidak ada yang hadir. Penyidik akan melakukan panggilan kembali yang dijadwalkan pada Selasa (19/9/2023).
Dalam instagram story, Siskaeee mengunggah banner yang memperlihatkan wajahnya pada Kamis (14/9/2023). Banner tersebut berisi jadwal sebuah acara. Ia dijadwalkan tampil dalam acara di klub malam di Kamboja tersebut.
"Besokkk!!!" tulis Siskaeee dalam instagram story tersebut dikutip Jumat (15/9/2023).
Padahal, seharusnya Siskaeee memenuhi panggilan dari Polda Metro Jaya. Ia dipanggil bersama rekan sesama pemeran, Virly Virginia dan Anisa Tasya Amelia alias Meli 3gp.
Kasubdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya Kompol Ardian Satrio Utomo mengatakan pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB.
"Dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB," kata Ardian kepada wartawan, Kamis (14/9/2023) malam.
Pemeriksaan terhadap Siskaeee, Virly, Meli 3gp dan beberapa selebgram hingga model lainnya dilakukan menindaklanjuti pengungkapan kasus produksi film pornografi di Jakarta Selatan. Sebanyak lima tersangka berhasil ditangkap dalam kasus ini.
Baca Juga: Asnawi Mangkualam Buka Bobrok Sepak Bola Indonesia, Sudah Capek di Menit 70
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyebut kelima tersangka masing-masing berinisial I, JAAS, AIS, AT dan ET. I alias Irwansyah merupakan sutradara sekaligus admin dan pemilik website.
Kemudian JAAS berperan sebagai kameramen. AIS berperan sebagai editor. AT berperan sounds engineering. Sedangkan ET berperan sebagai sekretaris merangkap pemeran perempuan dalam film dewasa.
"Kelima tersangka ini dalam satu rumah produksi. Jadi satu rumah produksi yang kemudian hasil film itu ditransmisikan ke tiga website. Tempat kejadian perkaranya ada di tiga wilayah di Jakarta Selatan," kata Ade di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (11/9/2023).
Berita Terkait
-
Siskaeee dan 15 Pemain Film Dewasa Produksi Kelas Bintang Tak Penuhi Panggilan Bareskrim Hari Ini
-
Siskaeee hingga Meli 3gp Tak Hadir, Pemeriksaan Kasus Produksi Film Porno Dijadwalkan Ulang Selasa Depan
-
Bocoran Virly Virginia Tentang Pengalaman ML Pertamanya, Mengapa Dia Tak Bisa Jalan Selama 3 Hari?
-
Siskaeee, Meli 3GP dan Virly Virginia Diperiksa Polisi Hari Ini, Kasus Rumah Produksi Film Dewasa
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepatu Gunung Lokal Terbaik 2026 dan Harganya
-
6 Fakta Miris Kapasitas TPA Sarimukti yang Habis di 2026
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
-
Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam
-
Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan