Ketua Umum PSSI Erick Thohir menunjuk Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20. Sebelumnya, skuad Garuda Muda itu di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Tak hanya ditunjuk sebagai pelatih Timnas U-20, Indra Sjafri juga dikontrak sampai 2027 meski gagal total di Asian Games 2022.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia tersingkir di babak 16 besar dengan skor 0-2 atas Uzbekistan.
Masa kepelatihan Indra Sjafri ini berarti jauh lebih lama dibandingkan dengan Shin Tae-yong. Pasalnya, kontrak pelatih asal Korea Selatan itu akan berakhir pada 2024 mendatang.
Erick Thohir memberikan penjelasan mengenai masa kontrak Indra Sjafri. Menteri BUMN tersebut juga menjelaskan mengenai perbedaan kontrak Indra Sjafri dengan Shin Tae-yong.
"Untuk Coach Shin, Kita masih punya komitmen sampai dengan Juni 2024. PSSI juga sudah setuju dengan pengangkatan Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20 serta Asian Games 2027 mendatang" ujar Erick Thohir dikutip dari akun @Kitagaruda.ina.
"Kami kontrak Indra Sjafri selama 4 tahun karena PSSI yakin beliau adalah pelatih yang tepat. Kami juga berharap Coach Indra Sjafri bisa meloloskan Timnas Indonesia U-20 ke ajang Piala Dunia U-20 tahun 2025 mendatang," jelas Erick.
Berdasarkan penjelasan dari Erick Thohir, terlihat bahwa Indra Sjafri dianggap sebagai pelatih yang bagus untuk mendampingi skuad Garuda Muda.
Sebelumnya, Indra Sjafri juga telah mempersembahkan gelar Piala AFF U-19 dan Sea Games 2023.
Baca Juga: Seru-seruan Bareng Nanon Korapat di Fancon Jakarta, dari Main Games Hingga Nyanyi Bareng
Terlepas dari kegagalannya di Asian Games 2022, Indra Sjafri termasuk salah satu pelatih lokal terbaik yang dimiliki oleh Indonesia.
Berita Terkait
-
Bos KV Mechelen Beberkan Kabar Baik untuk Timnas Indonesia Soal Sandy Walsh
-
Bos KV Mechelen Beberkan Perjuangan Sandy Walsh untuk Debut di Timnas Indonesia
-
Usai Singkirkan Timnas Indonesia U-24, Uzbekistan Tembus Semifinal Asian Games 2022 Kalahkan Arab Saudi
-
Pratama Arhan di Ambang Cetak Sejarah bagi Indonesia, Berikut Penyebabnya
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Subuh Mencekam di Bogor, Ledakan LPG Hantam Sekolah, Pagar Hancur 15 Meter
-
7 Sepatu Running Lokal Model Stylish Bisa Buat Nongkrong, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Sebut Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Ahli Hukum: Tidak Ada Motif Korupsi, Terdakwa Layak Bebas
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Dicelup Saus Lumer, Alasan Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Street Food Favorit
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Ditilang Polisi? Ini Aturan Hukum di Indonesia
-
Review Film Ghost In the Cell: Potret Kelam Lapas dan Sindiran Pedas buat Pejabat Korup
-
Selat Malaka Ada di Mana? 'Jantung' Ekonomi Dunia Tak Kalah Penting Dibanding Selat Hormuz
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi