Penjualan smartphone global mengalami penurunan sebesar 8% pada Q3 2023 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini menandai penurunan kesembilan berturut-turut.
Kendati demikian, ada secercah harapan dengan pertumbuhan sebesar 2% dibandingkan kuartal sebelumnya, seperti tim Suara.com lansir dari riset layanan Counterpoint, Rabu (18/10/2023).
Penurunan penjualan smartphone global dibandingkan tahun lalu terutama disebabkan oleh lambatnya pemulihan permintaan konsumen. Namun ada lonjakan penjualan sepanjang kuartal ini, terutama pada bulan September.
Pasar memang melihat sedikit pertumbuhan sebesar 2% di Q3 2023 dibandingkan Q2, kemungkinan didorong oleh peluncuran seri iPhone 15 bulan lalu.
Samsung mempertahankan posisinya sebagai pemain smartphone global terkemuka dengan perkiraan 20% dari total penjualan di Q3 2023.
Samsung Galaxy A-series adalah pendorong utama merek Korea Selatan. Apple berada di posisi kedua dengan 16% pangsa pasar, sementara Xiaomi melengkapi posisi tiga besar dengan pangsa 12%. Oppo (10%) dan vivo (8%) adalah merek yang tersisa di lima tangga lagu teratas.
Honor, Huawei, dan Transsion Group (Tecno, Infinix, itel) adalah satu-satunya merek yang mengalami pertumbuhan YoY positif selama periode Q3, sementara lima merek besar teratas (kecuali Apple) mengalami penurunan dua digit setiap tahunnya.
Analis Counterpoint memperkirakan momentum dari bulan September akan berlanjut hingga bulan-bulan Q4 dengan permintaan yang kuat di akhir tahun selama periode liburan. Counterpoint memperkirakan momentum ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun.
Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap pandangan positif ini mencakup dampak penuh dari seri iPhone 15, acara penjualan 11.11 di Tiongkok, dan promosi akhir tahun. Mereka memperkirakan penghentian penurunan dari tahun ke tahun pada Q4 2023.
Baca Juga: 8 Rekomendasi HP Baterai 6000 mAh, Harga Mulai Rp 1 Jutaan
Namun, Counterpoint juga memperkirakan penurunan pasar secara keseluruhan sepanjang tahun 2023. Mungkin mencapai titik terendah dalam satu dekade. Transformasi ini disebabkan oleh perubahan pola penggantian perangkat, khususnya di pasar negara maju.
Counterpoint menyoroti pemulihan negara-negara berkembang dan pertumbuhan merek-merek di luar lima besar sebagai indikator pergeseran dinamika dan peluang di pasar smartphone global.
Kontributor : Pasha Aiga Wilkins
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
7 Fakta Pelantikan Tersangka Kecelakaan Maut Jadi Staf Ahli Bupati Pandeglang
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah
-
Sistem Home - Away Baru Diterapkan, Empat Tim Raksasa Berebut Tiket Final IBL 2026
-
Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?
-
Listrik Medan Padam Berulang Pasca Blackout, LAPK Tuntut Kompensasi dan Transparansi
-
Star Energy Ajak Siswa SDN Pasirwalang Sukabumi Jaga Kelestarian Gunung Salak
-
Polisi Bubarkan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah, Jubir JAI: Itu Cuma Camping Anak-Anak dan Olahraga
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
Jonatan Christie Lolos ke Semifinal Indonesia Open 2026, Ungkap Tantangan Angin di Istora
-
Sikat Senior Lewat Comeback Epik, Rachel/Febi Segel Tiket Semifinal Indonesia Open 2026