Kesombongan fans Timnas Irak yang jelang putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ternyata bukan sekadar omong kosong. Tim yang dijuluki Singa Mesopotamia, telah menunjukkan statistik yang mengesankan sepanjang tahun 2023.
Para pendukung Irak sempat menyebut timnya tergabung di grup mudah pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Irak masuk Grup F bersama dengan Vietnam, Filipina, dan Indonesia pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Mereka telah mencatat 11 pertandingan pada tahun 2023 dengan raihan hasil positif yakni 7 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 3 kekalahan.
Dengan menduduki peringkat 69 dalam peringkat FIFA, Irak membuktikan diri sebagai tim yang tangguh di tingkat Asia. Mereka bahkan menempati peringkat tujuh terbaik di kawasan tersebut.
Salah satu momen puncak Irak tahun ini adalah ketika mereka berhasil meraih gelar juara Arabian Gulf Cup pada awal Januari 2023.
Dalam pertandingan final, mereka mengalahkan Oman dengan skor 3-2 sebagai tuan rumah. Selain itu, mereka juga mengalahkan Qatar 2-1 dalam pertandingan semifinal turnamen tersebut.
Selama babak grup di Arabian Gulf Cup, Irak juga berhasil mengalahkan Arab Saudi 2-0 dan Yaman 5-0, serta bermain imbang 0-0 melawan Oman.
Setelah turnamen tersebut, Irak melangsungkan enam pertandingan persahabatan. Empat di antaranya berlangsung dalam format turnamen, dengan dua pertandingan di turnamen empat negara di Yordania dan dua lainnya dalam King's Cup Thailand.
Baca Juga: BRI Liga 1: Live Streaming Bali United vs Persebaya Surabaya Hari Ini 20 Oktober 2023
Dalam sejumlah pertandingan tersebut, Irak mengalami beberapa hasil yang signifikan. Mereka mengalami kekalahan dari Rusia dengan skor 0-2 pada 26 Maret 2023, kemudian kalah 0-1 dari Kolombia pada 17 Juni 2023.
Namun, mereka juga meraih kemenangan melalui adu penalti dalam beberapa pertandingan. Pada 7 September 2023, mereka mengalahkan India melalui adu penalti dengan skor 5-3 setelah bermain imbang 2-2 pada waktu normal.
Hal serupa terjadi pada pertandingan melawan Thailand pada 10 September, di mana mereka juga menang melalui adu penalti dengan skor 5-3 setelah bermain imbang 2-2.
Mereka sempat kalah dalam adu penalti melawan Qatar dengan skor 5-6 pada 13 Oktober 2023 setelah bermain imbang tanpa gol pada waktu normal.
Irak kemudian bangkit dengan kemenangan melalui adu penalti melawan tuan rumah Yordania dengan skor 5-3 setelah bermain imbang 2-2.
Statistik gemilang Irak sepanjang tahun 2023 menghadirkan ancaman serius bagi Timnas Indonesia, yang akan menghadapi mereka di matchday pertama Grup F pada 16 November 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara