SUARA DENPASAR – Pasangan suami istri (pasutri) di Gianyar, Bali, ini benar-benar “edan”. Mereka membuat video porno yang diperankan keduanya, kemudian video porno itu dijual via media sosial.
Dari pasutri ini, sang suami berinisial GG (33) sudah ditangkap dan ditahan. Sedangkan sang istri berinisial DKS (30) belum ditahan. Namun, keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Video porno yang diperankan pasutri GG dan DKS dibuat bukan hanya untuk konsumsi sendiri. Melainkan dijual lewan media sosial Telegram dan Twitter.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Satake Bayu mengakui Ditreskrimsus Polda Bali telah menangkap GG. Dia menjelaskan, kasus ini terungkap berawal saat anggota Ditreskrimsus melakukan patroli siber.
“Kemudian menemukan akun Twitter dengan konten porno,” kata Kombes Pol Satake Bayu, Rabu, 10 Agustus 2022, sebagaimana dilansir dari suarabali.id.
Satake Bayu menyebut, tersangka GG mengunggah postingan video bermuatan pornografi di akun Twitter dan juga membuat grup telegram untuk berbagi video syur.
Untuk bisa mengakses grup telegram, pelanggan harus merogoh kocek. Aksi ini akhirnya ketahuan oleh anggota Ditreskrimsus Polda Bali.
Pasutri itu sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, baru GG yang ditahan. Sedangkan sang istri berinisial DKS belum ditahan.
“Lokasi pembuatan video adegan porno dilakukan di beberapa tempat di Bali. Seperti di rumah dan villa,” jelasnya. (*)
Baca Juga: Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J, Mahfud MD Beri Bocoran Hanya Boleh Didengar Orang Dewasa
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF