SUARA DENPASAR – Pasangan suami istri (pasutri) di Gianyar, Bali berinisial GG (33) dan DKS (30) meraup cuan yang banyak dari jualan video porno yang diperankan keduanya. Mereka membanderol Rp200 ribu per orang yang ingin melihat video mereka beradegan ranjang.
Hal itu diungkap Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Satake Bayu. Menurut Bayu, sudah terang bahwa pemeran adegan porno dalam video yang dijual via media sosial Twitter dan Telegram itu adalah GG dan istrinya DKS.
GG awalnya membuat video adegan ranjang bersama istrinya, Kadek DKS, hanya untuk sensasi saja. Itu terjasi sejak tahun 2019.
Namun, sejak tahun 2021, GG berinisiatif membuat cuplikan video porno dia bersama istrinya dan dijual lewat medsos Twitter.
Belakangan banyak peminatnya. Ia pun berinisiatif membuat Grup Telegram. Bagi calon pelanggan yang ingin melihat adegan ranjang GG dengan DKS harus merogoh kocek Rp200 ribu per pelanggan.
Uang Rp200 ribu per pelanggan itu sebagai biaya untuk bisa mengakses grup Telegram ini.
"Untuk dapat mengakses grup Telegram pelaku memasang tarif Rp 200.000 per orang ,” kata Satake Bayu, Rabu, 10 Agustus 2022 dilansir dari suarabali.id.
Sejak 2021 sampai 2022, atau setahun menjalankan bisnis video porno berupa adegan dirinya sendiri, pasutri ini meraup untung yang lumayan banyak.
"Beberapa adegan dibuat tahun 2019, tahun 2021 mulai disebarkan di media sosial dan berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp 50 juta,” jelas dia.
Baca Juga: Dua Tersangka Rekanan Masker Dinsos Karangasem Dilimpahkan, Kapan Disidangkan?
Diketahui, kasus ini terungkap saat aparat dari Ditreskrimsus Polda Bali melakukan patroli siber. Kemudian menemukan adanya jual-beli video porno yang diperankan pasutri asal Gianyar, Bali, ini.
Sang suami berinisial GG (33) dan istrinya Kadek DKS (30) pun diperiksa polisi. Kedua pun dijadikan tersangka. Namun, saat ini baru GG yang ditahan. Sedangkan sang istri, DKS belum ditahan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Harapan Baru Pasca Musibah, Universitas Budi Luhur Beri Beasiswa Nusantara untuk Siswa Aceh Tamiang
-
Perangi Hoaks di Medsos, Puluhan Siswa SMKN 1 Cilegon Digembleng Ilmu Jurnalistik
-
Siapa Ahmad Nasuhi? Terpidana Korupsi Masjid Sriwijaya yang Kini Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Maut
-
QRIS BSB Mobile Tidak Bisa Digunakan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Ngeri! Kamp Timnas Swiss dan Norwegia di Piala Dunia 2026 Berada di Sarang Ular
-
Ahmad Nasuhi Tabrak 5 Orang hingga 2 Tewas, Mengapa Eks Terpidana Korupsi Ini Sudah Bebas?
-
Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
-
Terdampak Rupiah Melemah, Baskara Putra Ngeri Harga Kebutuhan Makin Mahal
-
Bisakah Kanada Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali? Intip Kekuatan The Reds di Piala Dunia 2026