SUARA DENPASAR – Koleksi video porno pasangan suami istri (pasutri) di Gianyar GG (33) dan DKS (30) ternyata sudah cukup banyak. Bahkan, kabarnya sudah ada 20 video porno pasutri Gianyar ini yang disebarkan atau beredar di media sosial. Khususnya dipasarkan lewat Twitter dan Telegram.
Menurut Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Satake Bayu, dari penyidikan yang dilakukan Ditreskrimsus Polda Bali diketahui bahwa GG memasarkan cuplikan video porno melalui Twitter.
“Mereka membuat 20 video syur disebarkan melalui media sosial Twitter dan Telegram,” kata Kombes Pol Satake Bayu, Rabu, 10 Agustus 2022 sebagaimana dilansir dari suarabali.id.
Satake Bayu menjelaskan, dalam pemeriksaan, GG mengaku tujuan awal membuat video porno untuk sensasi saja. Itu dimulai sejak 2019.
Namun, GG mulai menjual cuplikan adegan porno bersama istrinya ke Twitter. Respons yang bagus akhirnya membuat GG membuat grup Telegram.
GG pun mengenakan tarif kepada pelanggan yang ingin mengakses grup Telegram berisi video porno dirinya dengan sang istri.
"Beberapa adegan dibuat tahun 2019, tahun 2021 mulai disebarkan di media sosial,” imbuh Satake Bayu.
Satake Bayu menjelaskan, kasus ini terungkap dari patroli siber yang dilakukan Ditreskrimsus Polda Bali. Kemudian menemukan adanya jual-beli video porno yang diperankan pasutri asal Gianyar, Bali.
Akhirnya GG (33) dan DKS (30) pun diperiksa polisi. Kedua pun dijadikan tersangka. Namun, saat ini baru GG yang ditahan. Sedangkan sang istri, DKS belum ditahan. (*)
Baca Juga: Dua Tersangka Rekanan Masker Dinsos Karangasem Dilimpahkan, Kapan Disidangkan?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo