SUARA DENPASAR - Anggota DPR RI asal Bali I Nyoman Parta mengapresiasi langkah tegas Kapolri jenderal menetapkan Irjend Ferdy Sambo sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir Joshua.
Menurutnya hal ini sebagai langkah maju dalam upaya penegakan hukum di tanah air. Dimana semua orang kedudukannya sama di mata hukum.
"Saya mengapresiasi langkah-langkah Kapolri dalam menertibkan anggotannya, Khusunnya dalam hal mengungkap secara terang benderang kasus pembunuhan Brigadire Joshua oleh Fredy Sambo cs sebagai tersangka," kata Parta, Rabu (10/8).
Karena itu dia berharap proses hukum berjalan lancar, termasuk mengungkap motif di balik pembunuhan tersebut. Dijelaskan Parta kasus pembunuhan Brigadir Joshua sangat menguras energi dan menyita perhatian publik. Bahkan muncul tudingan-tudingan miring adanya rekayasa dalam penyelesaian kasus ini.
"Sebelum terungkap banyak tudingan soal rekayasa dalam kasus ini, bahkan citra polisi jadi terpuruk. Polisi membunuh polisi di rumah dinas polisi," Tambah politisi asal Gianyar, Bali ini.
Namun, penetapan Irjend Ferdy Sambo sebagai tersangka menunjukan polisi bekerja serius dan profesional. Parta yakin bahwa pengungkapan kasus ini memang sudah sesuai protap dan ketentuan peraturan yang berlaku.
"Kapolri harus jadikan ini momentum untuk menjadikan Kepolisian Republlik Indonesia bangkit dan menjadi polisi yang profesional serta bayangkara negara yang melindungi masyarakatnya," ucap Parta. ***
Tag
Berita Terkait
-
Tegaskan Tak Bela Ferdy Sambo, Bambang Soesatyo Soroti Langkah Kapolri Tangani Kasus Brigadir J
-
Putra Eks Sekda Buleleng Ditahan, Pengacara Sebut Jaksa Kurang Teliti dan Terburu-buru
-
Istri Ferdy Sambo Terus Menangis Saat Proses Penggeledahan Rumah Berlangsung
-
Ibu Brigadir J Terkejut Dengar Dalang Di Balik Pembunuhan Putranya, Cari Tahu Cara Atasi Syok Akibat Peristiwa Traumatis
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Mencuci Jeroan Hewan Kurban di Sungai, Warga Surabaya Kena Sanksi
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
-
5 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Mawar, Wangi Segar Tahan Lama Seharian
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Tahan dan Tenang, Nanti Datang Senang: Pelukan Hangat saat Hidup Berat
-
Dibesarkan di Ujungberung, Sapi Khas Jawa Tengah Ini Dipilih Presiden untuk Idul Adha
-
Bahlil Lahadalia Kurban Sapi di Riau, Bobotnya Gak Nanggung-nanggung
-
Persib Cetak Hattrick Juara, Umuh Muchtar dan Wagub Jabar Gelar Kurban 15 Sapi
-
Sejarah Kelam Trofi Piala Dunia: Dicuri Nazi, Ditemukan Anjing, hingga Dilebur Pencuri