SUARA DENPASAR - Polres Tangerang Selatan langsung tancap gas terkait laporan dugaan pencurian di Alfamart Sampora, Cisauk, Tangerang Selatan. Sebanyak lima saksi langsung diperiksa, Senin (15/8/2022).
Hal itu ditegaskan Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Aldo Primananda Putra. Dia menjelaskan, lima orang saksi diperiksa terkait kasus pencurian cokelat dan intimidasi terhadap karyawan Alfamart bernama Amelia.
"Kita sudah menerima laporan terkait pencurian cokelat di Alfamart Sampora, sejauh ini sudah diperiksa lima saksi," jelas AKP Aldo di Mapolres Tangerang Selatan.
Diketahui, korban bernama Amelia diduga diancam oleh perempuan bernama Mariana, yang tepergok mencuri cokelat. Mariana tepergok memasukkan cokelat ke dalam tasnya, kemudian pergi menuju mobil Mercy tanpa membayar di kasir.
AKP Aldo Primananda Putra menjelaskan, pemeriksaan terhadap saksi dilakukan setelah menerima laporan dari manajemen Alfamart, Senin (15/8/2022).
Para saksi yang diperiksa, lanjut AKP Aldo, merupakan karyawan minimarket Alfamart Sampora, Cisauk. Lima saksi itu adalah kasir, petugas toko yang ada di TKP.
“Dan semua (peristiwa pencurian) terekam di CCTV (toko)," beber dia.
Dalam waktu dekat, kata AKP Aldo, polisi juga akan memanggil pihak terlapor untuk diambil keterangannya. Diketahui, sang terlapor adalah Mariana yang disebut-sebut bos toko HP bernama Boy Cellular di ITC BSD, Tangsel.
Dari laporan dan pemeriksaan lima saksi, terlapor bernama Mariana diduga melakukan pencurian tiga batang cokelat dan dua botol sampo dari toko Alfamart. Setelah ketahui mencuri, Mariana yang sudah berada di mobil akhirnya kembali ke kasir dan membayar.
Baca Juga: Alfamart Akui Tunjuk Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum vs Mariana Pencuri Cokelat
Diketahui, kasus ini bermula saat Mariana datang ke Alfamart Sampora pada 13 Agustus 2022. Mariana datang menggunakan mobil Mercedes Benz atau Mercy.
Namun, setelah mengambil cokelat dan sampo, dia langsung menuju mobil. Pihak karyawan pun mengetahui bahwa Mariana sudah memasukkan sejumlah barang tanpa dibayar ke dalam tas.
Ketika ditegur karyawan, akhirnya Mariana kembali ke dalam toko dan membayar. Namun, video pencurian Mariana tersebar di media sosial.
Keesokan harinya Mariana datang bersama pengacara mengaku namanya dicemarkan atas keberadaan video tersebut. Dia pun meminta pihak karyawan Alfamart membuat klarifikasi dan minta maaf atau dilaporkan karena pencemaran nama baik sesuai UU ITE.
Akhirnya muncul klarifikasi dan permintaan dari karyawan Alfamart bernama Amelia itu yang divideokan. Video ini justru mengundang simpati netizen untuk Amelia. Sebaliknya netizen geram atas ulah Mariana dan pengacaranya. (PMJNews)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'