/
Rabu, 17 Agustus 2022 | 14:37 WIB
Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto. (ANTARA/Laily Rahmawaty)

SUARA DENPASAR - Menyandang tiga bintang di pundak. Ternyata, Kabareskrim Komjen Pol. Agus Andrianto bukan terlahir dari keluarga militer.

Anak kesebelas dari dua belas bersaudara ini merupakan anak seorang Camat di salah satu kecamatan di Blora, Jawa Tengah, yang  lahir pada 16 Februari 1967.

Komjen Agus tercatat sebagai lulusan Akpol 1989. Setelah lulus Akpol, karir pertamanya sebagai Kapolsek Sumbul, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Tak berselang lama menjabat Kapolsek Parapat, Kapuskodalops Polres Lampung Selatan, Kasat Serse Poltabea Medan, Kasat Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada tahun 2006, Kapolres Tanggerang 2007, kemudian Wakapolda Sumatera Utara.

Baru setahun kemudian Komjen Agus menjabat Kapolda Sumatera Utara, selanjutnya Kabaharkam, sebelum akhirnya menjabat Kabareskrim.
 
Agus mulai banyak dikenal sejak menjabat Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri pada 2016 ketika kasus penistaan agama yang melibatkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Setelah itu namanya makin sering muncul ke publik setelah masuk Timsus Polri dalam penanganan kasus pembunuhan atas Brigadir J yang menyeret Irjen Pol. Ferdy Sambo sebagai tersangka.

Dalam penanganan kasus yang penuh drama dan menyeret mantan Kadiv Propam Mabes Polri itu. Disebut-sebut Komjen Agus berjanji akan membuat terang benderang kasus sebagai totalitas pengabdian kepada Polri dan masyarakat jelang pensiun. ***

Load More