SUARA DENPASAR - Youtuber Nessie Judge mengaku salah terkait konten suporter paling rusuh dan menyebut Jak Mania menjadi salah satunya.
Setelah konten tersebut menuai sorotan, dia menariknya dam kini konten tersebut sudah tidak ada. Di akun twitternya, Nessie mengaku salah.
Dia menyebut konten tersebut diunggah tanpa persetujuannya. Saat pembuatan materi, dia menyebut sudah membacanya namun tidak mempertanyakannya.
"Simply put, maaf ya kakak2 Jakmania, blm approved-pun, aku yang kasih wewenang untuk team aku check-proof & upload sendiri ketika aku lagi ngerjain kerjaan lain. Jadi tetap salahku. Materi-pun waktu aku baca, aku ga mempertanyakan," tulis Nessie di akun twitternya @nessiejudge.
Diberitakan sebelumnya, konten itu menuai pro kontra. Sebab, dalam kontennya, Jak Mania, julukan pendukung Persija Jakarta, menjadi salah satu daftarnya.
Konten tersebut dinilai menggiring opini hanya berbekal satu kasus yang pernah dilakukan oleh Jak Mania.
"Cuma berbekal 1 case bisa segitunya giring opini? Mayoritas viewers lu tuh ga faham bola, lu bilang Mbappe lahir di Citayem juga mereka percaya," tulis akun twitter @_AwayDay, Jumat 19 Agustus 2022.
Banyak yang menganggap apa yang diunggah Nessie tidak berbasis data. Mereka menyarankan seharusnya Youtuber tersebut harus memiliki data yang valid, opini yang kokoh, dan argumentasi yang kuat.
Ketua Umum The Jakmania Diky Soemarno turut angkat bicara terkait konten tersebut. Dia mempertanyakan dasar pembuatan video tersebut dan risetnya seperti apa.
Baca Juga: Sang Pencipta Lagu Mengaku Tak Ada Niatan Melecehkan Nama Joko Tingkir
"Kak dasarnya bikin video itu apa? Risetnya seperti apa? Dasar kesimpulan judulnya apa? Lalu motivasinya apa?" tulsi Diky dikutip di akun twitternya.
Dalih Nessie Judge
Belakangan, konten tersebut sudah ditarik oleh Nessie Judge. Dia beralasan, video tersebut diunggah tanpa persetujuannya.
"Ah sorry, baru sampe rumah, ternyata video tadi malam naik tanpa approvalku. Ga suka editing style, colours & thumbnailnya juga. Ntar aku rapihin dulu baru naik lagi ya, para fans bolaa!" tulis Nessie Judge.
Dia mengaku timnya mendapatkan bahan tersebut dari kumpulan media berita. Dia justru bertanya dari sejumlah komentar menyebut bahwa fakta sesungguhnya tidak demikian.
"Team aku (ada yang JakAngel juga!) dapet beritanya dari media berita, tapi tadi sempet liat beberapa comment yang bilang bahwa yang diceritakan di berita ga sesuai ya???" tanyanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Mitsubishi Xforce Hybrid Meluncur, Jakarta - Bali Hanya Sekali Isi Bensin
-
Tak Hanya Salurkan KUR, Kopdes Merah Putih Bakal Jadi Outlet Bank hingga Penyalur Bansos
-
Ulasan Kick Kick Kick Kick: Sebuah Komedi tentang Absurditas Kegagalan
-
Piala Dunia Bikin Berkah, Kadin Ungkap Perputaran Ekonomi Tembus Rp5,03 Triliun
-
S&P Puji Danantara, Pandu Sjahrir Akui Kinerja Masih Perlu Dibenahi
-
Antre Solar Berujung Maut, Kenapa BBM Langka di Sumatra?
-
Bolehkah Ngecas HP Semalaman Ditinggal Tidur? Simak Mitos dan Faktanya Biar Baterai Nggak Cepat Soak
-
Karir Mulus Aisyah Zakiyyah di Usia 32 Tahun: Dari Jubir Menteri PU dan Kini Komisaris PTPP
-
4 Parfum Mykonos Wangi Vanila yang Dinilai Tahan Lama dalam Review Pembeli
-
3 Rekomendasi HP dengan Kamera Terbaik 200MP Rp3 Jutaan 2026, Ada Fitur AI hingga OIS