SUARA DENPASAR - Warganet dibuat geram dengan konten suporter paling rusuh di dunia yang diunggah di kanal Youtube Nessie Judge. Belakangan, Nessie menarik konten itu dan mengaku salah.
Namun, dalam pernyataannya di twitter, banyak warganet yang menuding sang Youtuber cuci tangan dan menyalahkan tim editor.
Dalam klarifikasinya, Nessie mengaku konten tersebut naik tanpa persetujuannya. Namun, alasan tersebut dinilai sebagai bentuk cuci tangan dan menyalahkan timnya.
"You gimana sih? jadi belibet begitu bikin tweet. Sampai bersih deh kalau cuci tangan," cuit seorang warganet @Reva****, menanggapi cuitan Nessie Judge.
Warganet lain menyebut bahwa Nessie seharusnya tinggal meminta maaf tanpa beralasan video naik tanpa persetujuannya.
"Padahal, gampangnya tinggal minta maaf. Bilang keliru atau apa gitu," tulis @aurora****.
Cuitan geram warganet itu membalas pernyataan Nessie Judge usai kontennya menui polemik. Sang kreator berdalih bahwa konten tersebut naik tanpa persetujuannya.
"Simply put, maaf ya kakak2 Jakmania, blm approved-pun, aku yang kasih wewenang untuk team aku check-proof & upload sendiri ketika aku lagi ngerjain kerjaan lain. Jadi tetap salahku. Materi-pun waktu aku baca, aku ga mempertanyakan," tulis Nessie di akun twitternya @nessiejudge.
Diberitakan sebelumnya, konten Nessie dianggap tidak berbasis data. Banyak yang menyarankan seharusnya Youtuber tersebut memiliki data yang valid, opini yang kokoh, dan argumentasi yang kuat.
Baca Juga: Diprotes, Youtuber Tama Halu Pencipta Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet Ubah Lirik
Ketua Umum The Jakmania Diky Soemarno bahkan sampai angkat bicara dan mempertanyakan dasar pembuatan video tersebut dan risetnya seperti apa.
"Kak dasarnya bikin video itu apa? Risetnya seperti apa? Dasar kesimpulan judulnya apa? Lalu motivasinya apa?" tulsi Diky dikutip di akun twitternya.
Nessie Judge Sorry
"Ah sorry, baru sampe rumah, ternyata video tadi malam naik tanpa approvalku. Ga suka editing style, colours & thumbnailnya juga. Ntar aku rapihin dulu baru naik lagi ya, para fans bolaa!" tulis Nessie Judge.
Dia mengaku timnya mendapatkan bahan tersebut dari kumpulan media berita. Dia justru bertanya dari sejumlah komentar menyebut bahwa fakta sesungguhnya tidak demikian.
"Team aku (ada yang JakAngel juga!) dapet beritanya dari media berita, tapi tadi sempet liat beberapa comment yang bilang bahwa yang diceritakan di berita ga sesuai ya???" tanyanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?