SUARA DENPASAR - Ini menjadi catatan sejarah bagi korps baju coklat. Skandal yang dilakukan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo menjadi catatan sejarah kelam institusi penegak hukum di Indonesia. Bagaimana tidak? Layaknya sudah menjadi "Kaisar" di Mabes Polri.
Irjen Sambo mengarang cerita kasus pembunuhan Brigadir Joshua atau Brigadir J. Padahal, dirinya sendiri adalah aktor utama.
Tak hanya itu, sebelum kasus ini dibongkar tim khusus (Timsus) Mabes Polri, dengan entengnya Kaisar Sambo mengatakan kasus ini terjadi karena dirinya menjaga marwah dan harga diri keluarga.
Tapi, apa lacur. Alibi itu akhirnya mentah dengan dihentikannya laporan sang istri, Putri Cadrawathi yang mengaku dilecehkan Brigadir J.
Tak hanya itu, Putri Candrawathi juga ditetapkan sebagai tersangka karena diduga terlibat kasus pembunuhan yang menghebohkan publik tanah air.
Kasus makin njelimet di mana diketahui ada 63 personel Polri yang membantu Sambo atau percaya Frank yang dilakukan sang jenderal. Jumlah polisi yang tersangkut kasus ini terbilang sangat banyak dan mungkin yang pertama dalam sejarah Polri.
Bahkan kekejaman Ferdy Sambo dikuliti Saor Siagian, salah seorang pengacara yang tampil di YouTube Indonesia Lawyers Club.
Di sana dia menguliti skenario Ferdy Sambo yang gagal dan bahkan menyeret banyak anak buahnya menjadi korban.
"Saya masih ingat betul. Waktu dia (Ferdy Sambo) diperiksa oleh timsus. Kemudian dia (Ferdy Sambo) mengatakan dengan gagahnya begini, saya minta maaf terhadap Institusi Kepolisian.
Turut berduka cita pada saudara almarhum Brigadir J. Terlepas apa yang dilakukan, apa namanya martabat terhadap keluarga saya," papar Saor Siagian.
Tak hanya mengorbankan rekan sejawatnya, Ferdy Sambo juga mengajak sang istri dalam kasus ini. Bahkan kini keduanya sudah dipenjara.
"Artinya, dia mampu jual keluarganya hanya satu desain kebohongan yang sangat serius. Sekarang ternyata telah dijerat pasal 340," tukas dia.
Ulas dia, apa yang dilakukan Ferdy Sambo sebagai seorang kepala keluarga jauh dari pernyataan sebelumnya yang mengatakan menjaga Marwah dan harg diri keluarga.
Jelas dia, ini lebih pada perilaku yang sadis dan sangat menjijikkan serta tak patut dilakukan seorang jenderal. ***
Tag
Berita Terkait
-
Cerita Patra M Zen Bisa Langsung Percaya Istri Ferdy Sambo Dilecehkan, Cuma Baca Berkas tanpa Bertemu Putri Candrawathi
-
Dari Pengacara Anas Urbaningrum hingga Jadi Kuasa Hukum Putri Candrawathi, Patra M Zen: Bukan Malu Lagi Ini
-
Ini Peran Enam Perwira Polisi yang Diduga Kuat Halangi Halangi Penyidikan Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J
-
Kaisar Ferdy Sambo dalam Ancaman Mati, Terbongkar Jejak Jenderal yang Kini Diam di Istana, Disebut Paling Kaya Dibanding Pendahulunya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
FIFA Takut Kasih Sanksi ke Israel, Palestina Seret Infantino Cs ke Pengadilan
-
Berapa Harga GTA 6? CEO Take-Two Buka Suara Soal 'Banderol Wajar'
-
Andi Gani Tegaskan Perayaan May Day di Monas 'Nol Dana Negara' Meski akan Dihadiri Prabowo
-
West Ham Tunjuk Karim Virani sebagai CEO Sementara
-
Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha
-
Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin
-
Aksi Nyata Peduli Bumi, Pegadaian Inisiasi Gerakan PURE Movement
-
Thierry Henry Khawatir Arsenal Kelelahan Jelang Duel Lawan Atletico Madrid
-
Korlantas Gunakan Metode TAA di TKP Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Apa Itu?
-
Gaji Sopir Taksi Green SM vs BlueBird, Siapa yang Paling Cuan?