SUARA DENPASAR - Ayo stop bullying! Warganet maupun publik diharapkan bijak dalam menyikapi kasus kematian Brigadir J yang diotaki pasangan suami istri (Pasutri) Irjen Kaisar Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Meski terpengaruh emosi, namun yang berbuat adalah mereka berdua. Bukan anak-anak mereka. Jadi, anak-anak tersebut jangan dijadikan korban perundungan. Baik di lingkungan bermasyarakat maupun di sekolah.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menjelaskan bahwa belakangan ini seiring menguatnya kasus Irjen Kaiser Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Anak-anak mereka ketiban getahnya. Perundungan terjadi kepada anak-anak Kaisar Ferdy Sambo yang masih berusia belasan tahun berasal dari lingkungan sekolah.
"Dua anaknya mengalami perundungan dari teman-teman sekolahnya," kata Komisioner KPAI Jastra Putra, Jumat (19/8/2022).
Untuk itu KPAI akan melalukan pendampingan dan pengawasan agar perundungan tak semakin menjadi-jadi.
Sehingga kedua anak itu bisa tetap melanjutkan pendidikan dengan aman dan nyaman. Untuk itu dalam waktu dekat, pihaknya akan berkoordinasi dengan kementerian pendidikan serta lembaga lain.
"Bersama melakukan pendampingan agar anak-anak tidak terabaikan terutama hak pendidikan,” tukasnya.
Untuk itu, semua pihak diharapkan agar peduli dengan hak-hak kedua anak ini guna mendapatkan akses pendidikan. Tentu, tanpa perundungan yang merupakan buntut dari kasus kedua orang tuanya. (purwakarta.suara.com)
Berita Terkait
-
Terkuak! Ternyata Ini Penyebab Utama Putri Candrawathi Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J
-
Anak Ferdy Sambo Kena Bully di Sekolah Gara-gara Kasus Orang Tuanya
-
Tak Tega Istri Ferdy Sambo Jadi Tersangka, Ayah Brigadir J Kenang sang Anak: Selalu Cerita Kebaikan Bu Putri
-
Kata Kabareskrim soal Jeratan Pasal Pembunuhan Berencana Terhadap Istri Ferdy Sambo
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Vakum 3 Tahun, Jang Geun Suk Diincar Bintangi Drama Baru Berjudul Hyupban
-
5 Rekomendasi Bedak Glowing untuk Lebaran, Hasil Makeup Tampak Flawless
-
6 Cara Masak Ketupat agar Tidak Cepat Basi, Kunci Awet Berhari-hari
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
-
5 Tips Tetap Bugar Meski Puasa Saat Menyetir Jarak Jauh saat Mudik Lebaran
-
Ahn Hyo Seop Akan Hadiri Oscar Pertamanya Berkat KPop Demon Hunters
-
5 Rekomendasi Deodoran Tahan Lama, Anti Bau untuk Silaturahmi Lebaran
-
Dari THR ke Gadget Baru: Menemukan Hadiah Diri yang Pas di Bulan Ramadan
-
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Rombongan Pejabat Dibawa KPK ke Jakarta Naik Kereta
-
BRI Gandeng Yakult Lady: Digitalisasi Transaksi UMKM dan Dukungan Kesejahteraan Melalui QRIS