Ia kembali ke Divpropam Polri pada tahun 2021 dengan jabatan baru sebagai Kaden A Ropaminal Divpropam Polri pada tahun 2021. Ia mulai menjadi anak buah Irjen Pol Ferdy Sambo.
Karir Panjang yang dibangun Kombes Pol Agus Nurpatria sejak lulus Akpol pada 1995 mulai terancam musnah seiring dengan kasus pembunuhan terhadap Brigadir Joshua yang diduga didalangi bosnya, Irjen Pol Ferdy Sambo.
Dari pemeriksaan timsus kemudian diketahui bahwa dia menjadi salah satu orang yang ikut menyuruh memindahkan, mentransmisikan hingga merusak informasi elektronik berupa DVR CCTV di TKP pembunuhan Brigadir Joshua.
Mulai 4 Agustus 2022 pun karirnya terancam tamat karena dia copot dari jabatannya dan hanya menjadi Pamen Yanpa Polri. Belakangan, dari pemeriksaan timsus, dia menjadi calon tersangka bersama lima personel kepolisian lainnya karena kasus menghalangi penegakan hukum atau penyidikan terkait CCTV.
Saat ini dia masih ditahan di tempat khusus (patsus) Mako Brimob Polri, Depok, Jawa Barat. Dia hanya menunggu penetapan sebagai tersangka dan sidang etik.
Saat ini kasus menghalangi penyidikan akan dijerat menggunakan Pasal 32 dan Pasal 33 UU ITE, Pasal 221, Pasal 223 KUHP, Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.
“Ancamannya lumayan tinggi,” kata Asep Edi.
Jika mengacu pada Pasal 32 ayat (1) UU ITE, dalam penelusuran diketahui ancamannya adalah 8 tahun penjara. Untuk ayat (2) ancamannya 9 tahu, dan ayat (3) adalah 10 tahun penjara.
Dalam kasus obstruction of justice, dia akan dijerat menggunakan pasal di atas bersama lima orang lagi. Yakni Irjen Pol Ferdy Sambo, Brigjen Pol Hendra Kurniawan (Karopaminal Divisi Propam Polri), AKBP Arif Rachman Arifin (Wakaden B Biropaminal Divisi Propam Polri).
Selanjutnya adalah Kompol Baiquni Wibowo (PS Kasubbagriksa Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri), dan Kompol Chuck Putranto: Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri). (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Akankah Harley-Davidson 40 Jutaan Beredar Global Termasuk ke Indonesia?
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Fakta Menarik Trofi Emas Piala Dunia: Pernah Dicuri, Bukan Milik Sang Juara
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Tecno Spark 50 Pro Hadir Bawa Sensor Sony LYTIA 600, Siap Gebrak Pasar Indonesia
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Silsilah Keluarga Roy Suryo, Keturunan Keraton Mana?