SUARA DENPASAR – Satu dari lima anak buah mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di Divisi Propam Polri yang saat ini terancam menjadi tersangka dan dipecat dari kepolisian adalah Kombes Pol Agus Nurpatria. Lelaki yang kerap disapa Gusnur itu adalah jebolan SMA Taruna Nusantara angkatan pertama atau TN 1.
Kombes Pol Agus Nurpatria diduga ikut melakukan obstruction of justice atau menghalangi penegakan hukum atau penyidikan terkait kematian Brigadir Joshua di rumah dinas Ferdy Sambo, 8 Juli 2022 lalu.
Profil dan biodata Kombes Pol Agus Nurpatria mulai menjadi perhatian publik setelah dia menjadi salah satu pejabat di Divisi Propam Polri yang dimutasi melalui telegram Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan nomor 1628/VIII/KEP/2022/ 4 Agustus 2022.
Dalam telegram tersebut ada 25 persoel polisi. Selain Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, juga Kombes Pol Agus Nurpatria. Mereka dimutasi sebagai Pati Yanma Polri. Belakangan, Kombes Pol Agus Nurpatria malah ditahan di tempat khusus (patsus) seiring dengan pemeriksaan terkait dugaan sebagai salah satu pejabat Polri yang ikut menghalangi proses penyidikan.
Dia menjalani serangkaian pemeriksaan oleh tim gabungan Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum), Bareskrim, dan Propam Polri. Dari pemeriksaan akhirnya terungkap bahwa Agus Nurpatria turut berperan sebagai orang yang menyuruh melakukan memindahkan dan perbuatan lain terkait DVR CCTV di lokasi kejadian.
Peran Kombes Pol Agus Nurpatria diungkap Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Asep Edi dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jumat (19/8/2022).
“Utuk klaster keempat adalah yang menyuruh melakukan baik itu memindahkan maupun perbuatan lainnya, yakni Irjen FS (Ferdy Sambo), BJP HK (Brigjen Pol Hendra Kurniawan), dan KBP AN (Kombes Pol Agus Nurpatria),” jelas Brigjen Pol Asep Edi.
Saat itu Brigjen Pol Asep Edi mendampingi Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto, dan Kabareskrim Polri, Komjen Pol Agus Andrianto dan pejabat kepolisian lainnya kepada wartawan.
Dari penelusuran SuaraDenpasar, Kombes Pol Agus Nurpatria alumni SMA Taruna Nusantara Magelang pada tahun 1993. Dia adalah Angkatan I SMA Taruna Nusantara Magelang pada tahun 1990. Maka dia masuk dalam kode TN 1 atau Taruna Nusantara Angkatan I.
Di SMA Taruna Nusantara, dia juga seangkatan dengan mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Herdi Susianto yang juga dicopot dari jabatannya karena kasus Ferdy Sambo dalam pembunuhan Brigadir Joshua.
Setelah tamat, Kombes Pol Agus Nurpatria yang kerap dipanggil Gusnur ini kemudian melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) dan tamat 1995.
Setelah lulus Akpol, dia pun pernah memegang sejumlah jabatan penting di kepolisian. Di antaranya Gusnur pernah menjadi Kepala Subdit Dikyasa Ditlantas Polda Kalimantan Selatan (Kalsel).
Kemudian pada 8 Juni 2015, Agus Nurpatria menjadi menjadi Kapolres Subang menggantikan Harry Kurniawan. Saat itu Agus Nurpatria masih berpangkat AKBP.
Dia dimutasi lagi pada Agustus 2016 menjadi menjadi Pamen (perwira menengah) Divpropam Mabes Polri. Jabatannya kemudian sebagai Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri sampai 2019.
Karirnya terus melejit. Pada 2019 Kombes Pol Agus Nurpatria menjabat sebagai Kabid Propam Polda Banten pada tahun 2019. Saat Ferdy Sambo masuk menjadi Kadiv Propam Polri pada 16 November 2020, Kombes Pol Agus Nurpatria sesuai telegram Kapolri ditugaskan untuk menjabat Kabid Propam Polda Kepri pada November 2020.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Panas! Conceicao Tegaskan Pemain Portugal Tak Wajib Layani Cristiano Ronaldo
-
Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!