SUARA DENPASAR – Korban meninggal sedunia akibat Covid-19 pada tahun 2022 telah mencapai 1 juta jiwa. Korban meninggal sedunia juga terjadi di Indonesia, termasuk Bali.
Direktur Jenderal WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) Tedros Adhanom Ghebreyesus pun mengatakan, jumlah korban Covid-19 pada tahun 2022 yang telah mencapai 1 juta merupakan sebuah “tragic milestone” atau pencapaian tragis.
"Minggu ini, kami melewati pencapaian tragis dari 1 juta kematian yang dilaporkan sepanjang tahun ini," katanya dalam konferensi pers dilansir dari abc.net.au, Jumat (26/8/8/2022).
Jumlah kematian di tahun 2022 ini memang sudah mengalami penurunan. Secara global dari awal kasus Covid-19 di Wuhan, Tiongkok pada 17 November 2019 hingga 25 Agustus 2022 sudah mencapai 6.482.668 kematian.
Bagaimana di Indonesia-Bali?
Kasus Covid-19 di Indonesia juga sudah mengalami penurunan. Namun, bukan berarti sudah tidak ada. Bahkan, jumah kematian masih terus terjadi setiap hari.
Berdasarkan catatan, sejak kasus pertama Covid-19 di Indonesia 2 Maret 2020 sampai 31 Desember 2021 sebanyak 144.094 orang. Sedangkan dari 1 Januari 2022 sampai 25 Agustus 2022 ada 13.363 kematian. Sehingga total, di Indonesia dari awal kasus sampai 25 Agustus sebanyak 157.457 jumlah meninggal dunia.
Di Bali, kasus kematian dari 11 Maret 2020 sampai 25 Agustus 2022 sebanyak 4.692 kasus. Khusus dari 1 Januari 2022 sampai 25 Agustus 2022 sebanyak 633 orang meninggal dunia.
Covid-19 Masih Ada
Baca Juga: Bareskrim Siap Tahan Istri Ferdy Sambo, Tapi Tunggu Rekomendasi Ini
Pernyataan Tedros ini mengindikasikan Covid-19 belum selesai. Meski sudah ada penurunan jumlah korban meninggal dunia.
"Kita tidak bisa mengatakan bahwa kita sedang belajar untuk hidup dengan Covid-19 ketika 1 juta orang telah meninggal karena Covid-19 tahun ini (2022) saja, ketika kita berada dalam pandemi selama dua setengah tahun dan memiliki semua alat yang diperlukan untuk mencegahnya. Kematian," jelas Tedros dilansir dari Suara.com.
Tedros menjelaskan, bila melihat jumlah kasus Covid-19, secara global, jumlah kasus mingguan baru menurun 9 persen selama seminggu, 15 hingga 21 Agustus 2022, dibandingkan dengan minggu sebelumnya, dengan lebih dari 5,3 juta kasus baru yang dilaporkan.
Dia pun mendesak agar semua pemerintah untuk memperkuat semua langkah untuk mencapai 70 persen vaksinasi di seluruh dunia. Ia menekankan vaksinasi terhada petugas kesehatan, orang tua dan mereka yang berisiko lebih tinggi.
Tedros mengaku sangat senang cakupan kelompok prioritas tinggi meningkat. Hal ini karena banyak negara membuat kebijakan dengan adanya kemajuan yang mengesankan dalam vaksinasi 100 persen petugas kesehatan dan 100 persen orang tua.
"Namun, masih banyak yang perlu dilakukan. Sepertiga populasi dunia tetap tidak divaksinasi, termasuk dua pertiga petugas kesehatan dan tiga perempat orang dewasa yang lebih tua di negara-negara berpenghasilan rendah," tutur dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Aceh Mulai Bangkit, Pelabuhan Ulee Lheue Dipadati Wisatawan Sambut Kemeriahan Idulfitri
-
Perjalanan Pastel Abon Jadul Asal Solo yang Sukses Bersama Link UMKM BRI
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
John Herdman: Elkan Baggott Masa Depan Pemain Timnas Indonesia
-
Adik Aldi Taher Review Sang Kakak, Akui Sempat Malu hingga Ungkap Kerandoman sejak Kecil
-
Balik Rutinitas, Alfamart Hadirkan Promo Kebutuhan Dapur Hemat hingga Akhir Maret 2026
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
-
Beckham Putra Tidak Takut Bersaing dengan Nama-nama Beken Langganan Timnas Indonesia
-
Mudik Ceria Saloka 2026: Spektakuler Baru Klinthing Show & Kuliner Legendaris Sambut Lebaran!
-
One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?