SUARA DENPASAR – Mengapa Bharada E (Richard Eliezer) memakai pemeran pengganti saat bertemu Irjen Pol Ferdy Sambo dalam rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir Joshua akhirnya terkuak. Padahal, saat rekonstruksi rumah pribadi Ferdy Sambo, Bharada E tampak hadir dan ikut reka adegan.
Dalam 16 adegan peristiwa Magelang, yakni yang digelar di aula rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling, Bharada E terlihat bersama tiga tersangka lain, pemeran pengganti Brigadir Joshua, dan seorang perempuan yang diduga bernama Susi, asisten rumah tangga.
Bharada E juga memperagakan adegan ketika dia datang bersama Bripka Ricky Rizal (RR) dan bertemu dengan Kuat Ma’ruf. Sampai adegan ke-16, ketika dia naik mobil bersama empat orang lainnya. Yakni Putri Candrawathi, Kuat Ma’ruf, Bripka RR, Brigadir Joshua, dan Susi pulang dari Magelang ke Jakarta.
Namun, ketika harus memperagakan adegan pertemuan Bharada E dengan Ferdy Sambo, ternyata menggunakan pemeran pengganti. Bharada E justru tidak terlihat. Dia semestinya bertemu dengan Ferdy Sambo, merencanakan pembunuhan terhadap Brigadir Joshua, hingga adegan penembakan terhadap Brigadir Joshua di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Adegan penembakan oleh Bharada E juga diganti oleh pemeran pengganti. Terlihat pemeran pengganti bersama Ferdy Sambo memperagakan adegan penodongan hingga penembakan terhadap Brigadir Joshua.
Walau begitu, Bharada E memperagakan adegan penembakan terhadap Brigadir Joshua, namun tidak dalam waktu bersamaan, dan tidak ada Ferdy Sambo. Artinyanya peragaan penembakan oleh Bharada E dibuat terpisah agar Bharada E tidak bertemu Ferdy Sambo.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo membenarkan bahwa Bharada E tidak bisa dihadirkan langsung ketika adegan bertemu Ferdy Sambo hingga penembakan terhadap Brigadir Joshua.
Menurut Dedi, ketidakhadiran Bharada E adalah permintaan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
"Jadi ini atas permintaan LPSK," kata Dedi dikonfirmasi wartawan, Selasa (30/8/2022).
Baca Juga: Kapolri Ancam Copot, Polisi di Bali Tangkap Pengepul Togel dengan Barang Bukti Rp178 Ribu
LPSK memang sebelumnya sempat mengutarakan pemeran pengganti Bharada E saat ada adegan yang mempertemukan Bharada E dengaan Ferdy Sambo.
"Salah satu cara yang bisa dipertimbangkan dalam proses rekonstruksi itu adalah dengan adanya pemeran pengganti (Bharada) E. Ini akan dikoordinasikan dengan penyidik," kata Wakil Ketua LPSK, Maneger Nasution kepada wartawan, Senin (29/8/2022).
Menurut Maneger, Bharada E sebaiknya tidak bertemu langsung dengan Ferdy Sambo. Apalagi dalam jarak dekat. Yang menjadi pertimbangan adalah masalah psikologis Bharada E ketika bertemu Ferdy Sambo.
"Untuk itu LPSK akan koordinasikan dengan penyidik supaya tidak bertemu FS (Ferdy Sambo), demi kepentingan E dan kepentingan proses hukum," jelas Maneger.
Memang, sejak membongkar kebohongan Ferdy Sambo tentang kematian Brigadir Joshua yang direkayasa sebagai tembak-menembak, Bharada E sudah meminta untuk tidak dipertemukan dengan Ferdy Sambo. “Nyanyian” Bharada E tentang kebohongan Ferdy Sambo ini lah yang akhirnya membongkar fakta bahwa Brigadir Joshua tewas karena ditembak, bukan tembak-menembak. (PMJNews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
5 Produk Lipstik Marina yang Ramah Kantong, Pembeli Akui Tak Bikin Bibir Kering
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Usai Eksekusi, Hotel Sultan Mulai Dikosongkan
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?