SUARA DENPASAR – Meski sudah memiliki istri, pengasuh pondok pesantren di Banjarnegara, Jawa Tengah berinisial SAW atau JS (32) ternyata penyuka sesama jenis. Bahkan, dia mengaku bernafsu (seksual) bila lihat anak ganteng.
Hal itu diungkap Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto saat menggelar konferensi pers di Mapolres Banjarnegara, Rabu (31/8/2022). AKBP Hendri menjelaskan, SAW memiliki orientasi seksual sesama jenis.
"Tersangka ini mengaku, suka sama anak laki-laki yang kulitnya putih, bersih dan ganteng," kata Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto dalam konferensi pers di Mapolres, Rabu (31/8).
Kapolres tidak menjelaskan apakah SAW seorang biseksual. Sebab, SAW juga sudah memiliki istri, dan kini malah sudah memiliki anak. Atau aslinya homoseksual, namun beristri sebagai kamuflase.
Perbuatan yang dilakukan SAW menyodomi santi laki-laki yang masih tergolong usia anak, sudah berlangsung sejak November 2021 lalu. Itu terjadi sejak dia tinggal sendiri di rumah, sedangkan istrinya di Aceh dan sedang hamil.
Saat sang istri melahirkan, SAW pun pergi ke Aceh. Sehingga proses belajar mengajar di pondok pesantren digantikan guru lain.
"Sehingga santri yang pernah mengalami perbuatan cabul cerita kepada guru yang menggantikan," jelas AKBP Hendri.
Salah satu korbannya adalah itu adalah santri berinisial AG. Dia disodomi sang pengasuh pondok pesantren sebanyak empat kali sejak 21 Juni 2022 sampai 29 Juli 2022. Perbuatan cabul itu dilakukan di rumah SAW setiap malam hari.
Setelah ada pengakuan AG, akhirnya masalah ini dilaporkan ke Polres Banjarnegara. Kemudian terungkap pula masih ada korban sodomi lainnya yang dilakukan pengasuh pondok pesantren ini.
Baca Juga: Parah! Istri Hamil, Pengasuh Pondok Pesantren Sodomi 7 Santri Cowok
"Setelah itu, kemudian dilakukan pengembangan ternyata ada korban lain yang merupakan santri di Ponpes tersebut, yakni HA usia 13 tahun, NN 15 tahun, FN 13 tahun, MS 13 tahun, MA 15 tahun," jelas dia.
Pada 25 Agustus 2022, SAW akhirnya ditangkap di rumahnya. Dia pun mengakui perbuatannya telah menyodomi tujuh santri laki-laki.
AKBP Hendri menjelaskan, SAW pun dijerat menggunakan Pasal 82 Ayat (2) Undang-Undang Perlindungan Anak dan atau Pasal 292 KUHP. Ancaman hukumannya minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun.
"Ditambah 1/3 karena tersangka tenaga pendidik," kata Hendri.
Hendri juga menjelaskan, pesantren yang diasuh SAW sudah ada 2019. Jumlah santrinya mencapai 200 orang. Pondok pesantren yang dikelola SAW berada di tiga tempat, yakni Banjarmangu, Wanadadi, dan Punggelan.
"Saya mengimbau kepada masyarakat ketika anaknya dipondokan betul-betul selektif," pungkas Hendri dilansir dari Suarapurwokerto.id. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Rating Calvin Verdonk dan Aksi Heroik Lille OSC Balikkan Keadaan Lawan Crvena Zvezda di Liga Europa
-
Tangis Ibu Fandi Ramadhan dan Radit Ardiansyah Pecah dalam RDPU Komisi III DPR
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Tragedi Rel Kereta: 16 Nyawa Melayang, KAI Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Jalur Terlarang
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Ariawan Gunadi Tegaskan Gugatan Salah Sasaran dalam Sengketa NCD
-
Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II