Suara Denpasar- Pengacara Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J protes lantaran dirinya dilarang untuk mengikuti proses rekonstruksi pembunuhan kliennya.
Rekonstruksi ini dihadiri seluruh tersangka yang terkait dengan pembunuhan Brigadir J, seperti Ferdy Sambo dan istrinya, serta dua orang ajudan serta pegwai di rumah Sambo.
Proses rekonstruksi itu menggambarkan detail soal kejadian sebelum dan sesudah pembunuhan.
Namun si pengacara tidak diizinkan untuk mengikuti proses rekonstruksi tersebut.
Pengacara Brigadir J mempertanyakan kenapa dirinya dilarang untuk melihat proses pembunuhan kliennya.
Terkiat dengan hal ini Menko Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam), Mahfud MD memberikan respon terkait dengan protes tersebut.
Kata Mahfud MD kepolisian tidak wajib untuk mengundang pengacara korban, meskipun juga tidak berhak melarang.
"Ketika rekonstruksi dilakukan ya mereka (pengacara Brigadir J) memang tidak harus diundang. Meskipun tidak harus dilarang. Itu sama saja dengan masyarakat biasa," kata Mahfud dikutip dari siaran kanal YouTube Lembaga Survei Indonesia, Rabu (31/8/2022) dari laman PMJ.
Kata dia yang wajib untuk datang adalah pengacara dari para tersangka.
Baca Juga: Fans Screening One Piece Film Red Dibanderol Rp860 Ribu, Jadwal dan Cara Membelinya
Sedangkan untuk posisi pengacara korban sudah bisa diwakili oleh pengacara negara yakni jaksa.
"Sebenarnya kalau di dalam hukum itu yang berhak mendapat pengacara itu sebenarnya kan terpidana, bukan korban ya. Karena kalau korban tidak maju ke pengadilan, kalau yang boleh punya pengacara itu yang tersangka seperti Bharada (Eliezer), Sambo itu," jelasnya.
Karena itu saat rekonstruksi kemarin, lanjut Mahfud MD, hanya pengacara dari para tersangka yang diundang.
Sedangkan untuk Brigadir J sudah diwakili oleh pengacara negara atau jaksa. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Purbaya soal Destry Calon Tunggal Gubernur BI: Pengalamannya Cukup, Sudah Lama Kerja Sama
-
12 Tanaman Indoor Pembawa Keberuntungan Sesuai Shio, Mana yang Cocok untukmu?
-
Persija vs Persib di GBK, Operator Bongkar Proses di Balik Duel Panas 12 September
-
Askrindo Pertahankan Rating idAA+ dari Pefindo
-
Review dr Tirta Jajal Adidas Hyperboost Edge, Sepatu Lari Happening Harga Rp3,5 Jutaan
-
Meta Business Agent Resmi Hadir di Indonesia, AI WhatsApp Bisa Jawab Chat hingga Bantu Jualan 24 Jam
-
Kejagung Periksa Lagi 12 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
-
Ulasan The Atypical Family, Fantasi Superhero dengan Pendekatan Psikologis
-
Kala Belanja di Indomaret Bisa Ngutang, BayarNanti!
-
Benny K. Harman Dikecam Usai Pernyataannya yang Dinilai Merendahkan Wartawan