Suara Denpasar- Kasus perundungan yang menimpa anak-anak terjadi di wilayah Malang.
Video perundungan ini bahkan viral beredar di sejumlah lini masa media sosial.
Dalam video tersebut tampak seorang bocah kelas 2 SMP sampai menangis lantaran dipukul oleh dua orang lainnya.
Umur dua orang yang merundung ini masih duduk di bangku SMP dan satu lagi masih duduk di bangku SD.
Dalam video ini korban yang berusia 14 tahun, terduga pelaku merupakan pelajar SMP kelas 2 dan siswa SD kelas VI.
Para terduga pelaku merundung korban dengan memukul, menaburkan bedak, hingga melepas pakaian korban.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah melakukan penyelidikan.
"Saat ini sudah dalam penyelidikan Polresta Malang Kota," kata Budi, kepada ANTARA.
Pada video tersebut, perundungan itu dilakukan oleh pelaku di sebuah rumah.
Baca Juga: Kepercayaan Publik Sempat Anjlok hanya 28 Persen Gara-gara Ferdy Sambo, Kini Mahfud MD Bilang Ini
Pada saat korban sedang tidur di sebuah sofa, terduga pelaku kemudian tiba-tiba memukul kepala dan kaki korban dengan menggunakan bantal.
Sementara terduga pelaku lainnya merekam kejadian itu.
Para pelaku kemudian juga melepaskan pakaian korban, hingga korban menangis.
Salah satu terduga pelaku memegangi korban, sementara pelaku lainnya berusaha menarik-narik celana korban.
"Pasti Unit PPA yang menangani, apalagi terduga pelaku juga masih anak-anak," katanya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?
-
The Weeknd Didapuk Jadi Presenter Anime of the Year di Anime Awards 2026
-
Ketergantungan Batu Bara Jadi Bom Waktu, IESR Desak Percepatan Transisi Ekonomi
-
Tiba di Moskow, Ini Agenda Prabowo Selama Kunker di Rusia
-
ASN Kota Tangerang Mulai WFH, Cek Daftar Layanan yang Tetap Buka
-
Kekalahan Tipis dari Thailand di Final Piala AFF 2026, Ini Kata Ketum FFI
-
Thomas Ramdhan Posting Hengkang dari GIGI, Armand Maulana Bereaksi Begini
-
Penundaan Kongres, Tokoh Sepak Bola Jateng Desak PSSI Telaah Konflik Kepentingan
-
'Mengetuk Pintu Langit' Melalui Aksi Berbagi Setiap Jumat
-
Berapa Tarif Lewat Selat Hormuz? Kebijakan Baru Iran yang Bikin Negara Lain Ketar-ketir