SUARA DENPASAR - Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku perampokan di minimarket Toko Gede, jejaring Alfa Mart, di Jalan Teuku Umar Nomor 48 C, Denpasar Barat. Perampok Toko Gede atau Alfa Mart itu bernama Rizki Sahputra (25) asal Bengkulu. Yang mengejutkan, dia ternyata mantan karyawan dengan jabatan sebagai asisten kepala toko di Toko Gede yang dia rampok.
Pelaku ditangkap pada Kamis (1/9/2022) sekitar pukul 13.00 WITA di Jalan Kartika, Dauh Puri Denpasar. Dalam penangkapan itu, pelaku ditembak pada kedua kakinya karena mencoba kabur.
Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas menjelaskan, penangkapan pelaku bermula adanya laporan dari pihak Alfa Mart atau Toko Gede atas perampokan pada Selasa (30/8/2022). Saat itu pelaku melakukan perampokan menggunakan senjata tajam.
Itu bermula sekitar pukul 06.30 WITA. Salah satu karyawan bernama Ratna Safitri (26) baru saja membuka toko. Tiba-tiba pelaku masuk ke dalam toko dan langsung menyandera karyawan toko dengan menodongkan golok ke leher karyawati tersebut.
"Tangan karyawati itu juga diikat menggunakan kabel charger oleh pelaku," katanya.
Lalu, pelaku meminta kunci brankas. Setelahnya dia ke lantai dua dan mengambil uang jutaan rupiah di brankas. Selain itu dia mengambil dua slop rokok Sampoerna. Dia juga merusak kabel dan rekaman CCTV.
"Namun saat mengancam karyawan, pelaku ini sempat memberi tahu saksi untuk jangan takut. Pelaku bilang kalau dia (pelaku) juga anak toko," bebernya.
Karyawan bernama Ratna Safitri sempat kabur dari toko. Bahkan mengunci toko dari luar, kemudian minta tolong satpam toko sebelah hingga laporan ke polisi. Namun, ketika polisi datang, perampok ini sudah menghilang.
Walau begitu, berbekal pengakuan dari karyawan yang sempat ditodong itu lah polisi mendapat petunjuk buat polisi dalam melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya dicurigai bahwa terduga pelaku saat itu adalah mantan karyawan toko tersebut.
Baca Juga: Kompol Chuck Putranto Anak Buah Ferdy Sambo Dipecat, Hasil Sidang Komisi Etik Polri
Kini pelaku ditahan di Polresta Denpasar. Dia dikenai pasal 365 Ayat (1) KUHP dengan ancama pidana penjara paling lama sembilan tahun. (MNP)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bukan Ronaldo! 'Thor' dari Skotlandia Otak di Balik Kemenangan Telak Portugal
-
Membaca Tembang Talijiwo: Seni Menertawakan Kekacauan Hidup
-
Sempat Disorot, FIFA Pastikan Donald Trump Akan Serahkan Trofi Piala Dunia 2026
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer
-
Apakah Ada Parfum Bau Pandan? Ini 3 Rekomendasi Lokal Lengkap dengan Ulasan Pembeli
-
Saat Semua Cara Tak Berhasil, "Tuhan, Akhirnya Aku Menyerah" Jawabannya
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?