Suara Denpasar - Puri Candawathi jadi pembahasan publik lantaan istri dari Ferdy Sambo ini tidak dilakukan penahanan.
Komjen Pol (Purn) Oegroseno yang pernah menjabat sebagai Kadiv Propam Polri 2009-2010 memiliki pandangan tersendiri kenapa Putri layak untuk tidak ditahan.
Oegroseno yang juga pernah menjabat sebagai Wakapolri ini menganggap peran Putri belum terlihat jelas dalam kasus ini.
Dia memberikan pengandaian soal peran istri Ferdy Sambo saat kejadian pembunuhan berlangsung tersebut.
Kepada Hellena Souisa dari ABC Indonesia seperti dilansir dari Suara.com, Oegroseno menuturkan apa pendapatnya terkait kasus ini.
Dari sikapnya yang mempertanyakan sikap Polri tidak memberikan akses pengacara Bigadir J saat rekonstruksi yang menurutnya itu adalah keputusan yang kuang tepat dari Polri.
Sampai soal istri dari Ferdy Sambo yang tidak ditahan, yang menurutnya itu langkah yang sudah tepat.
Dia juga menyoroti keputusan Polri yang dianggapnya terburu-buru melakukan rekonstruksi.
Soal Putri Candrawathi yang tidak ditahan?
"Ini kalau [menurut] saya lho ya. Soal Putri, kalau saya tidak perlu ditahan dulu. Karena peran dia belum dibuka. Misalnya begini, saya melakukan percobaan pembunuhan atau pembunuhan terhadap seseorang, lalu [saat itu] istri saya ada. Nah, istri ini ada di sana karena ketakutan pada suami kan bisa saja," katanya.
"Pelibatan Putri ini sejauh mana? Ini belum dibuka. Kalau disebut tersangka, perannya sebagai apa? Membantu? Perlu ditinjau dahulu," jelasnya.
Mungkin penetapan Putri sebagai tersangka juga karena tekanan publik?
"Saya tidak melihat seperti itu. Tapi katakanlah ada desakan publik, polisi jangan sampai takut sama desakan publik ya. Bekerja secara profesional saja, karena pertanggungjawabannya nanti kan di muka pengadilan," ungkapnya.
Sosok Oegroseno
Sosok Oegroseno selama ini dikenal sebagai perwira tinggi yang berani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Waspada Isu Keamanan Agustus, Imam Besar FBR Ajak Warga Betawi Jaga Kampung dan Tolak Hoaks
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia
-
Pendapatan Harita Nickel (NCKL) Naik 21,2 Persen di Semester I 2026
-
Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya
-
Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit
-
Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!
-
Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan
-
Ramalan Zodiak Bulan Agustus 2026: Siapa yang Paling Beruntung?
-
Harga Resmi Chery Q di GIIAS 2026 Mulai Rp 239 Jutaan, Cek Spesifikasi Mobil Listrik Ini
-
Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo