/
Selasa, 06 September 2022 | 20:58 WIB
Skuad PSIS Semarang masih tanpa pelatih kepala (Liga Indonesia Baru)

Suara Denpasar - PSIS Semarang dinilai lamban untuk mencari pengganti Sergio Alexandre yang sudah dipecat. Hal itu berbeda dengan langkah Arema FC yang langsung menunjuk Javier Roca menggantikan Eduardo Almeida.

Sebagaimana diketahui, Sergio Alexandre dipecat karena tak mampu memenuhi ekpektasi PSIS Semarang. Kekalahan dan berada di papan tengah membuat manajemen tak sabar.

Sergio Alexandre ditunjuk PSIS sebagai pelatih kepala pada 10 Juni dan dipecat pada 24 Agustus 2022. Total, pria asal Brasil ini menangani PSIS sebanyak 12 laga.

Dari jumlah itu,  6 laga saat PSIS bertanding di Piala Presiden 2022. Dia membawa PSIS menang lim kali yaitu tiga di Piala Presiden dan dua kali di BRI Liga 1. Kemudian lima kali kalah dan dua kali hasil imbang.

"Arema sat set, beda sama PSIS lemot," tulis warganet pemilik nama Maz W** di grup facebook PSIS Semarang Fans, Selasa 6 September 2022. 

Ya, hingga saat ini PSIS masih belum menunjuk pelatih baru. Mereka masih ditangani pelatih sementara yaitu Achmad Resal. 

Adapun sejumlah nama memang dirumorkan bakal melatih PSIS. Ada dua nama yang kencang beredar yaitu eks Persib Robert Alberts dan pelatih asal Italia Vincenzo Alberto Annese.

Saat ini PSIS menempati posisi 13 dengan 8 poin dari 8 laga. Mereka dua kali menang dan dua kali imbang. Sisanya empat kali kalah.

Arema FC tunjuk Javier Roca

Javier Roca ditunjuk menjadi pelatih Arema FC (sumber: dok. TIMES Indonesia)

Arema FC resmi menunjuk Javier Roca sebagai pelatih anyarnya menggantikan Almeida. Javier Roca dipilih dari sejumlah nama yang sempat ditemui manajemen Arema FC.

Baca Juga: Ferdy Sambo Dihadapkan dengan Lie Detector untuk Pertanyaan Super Penting

"Arema FC Menunjuk Javier Rocha sebagai pelatih kepala,” kata manajer Arema FC, Ali Rifki.

Roca diharapkan mampu membawa Singo Edan, julukan Arema FC kembali ke jalur kemenangan. Roca dinilai menjadi sosok yang tepat untuk mengembalikan karakter Arema FC. 

 “Javier Roca jawab dengan tegas, kamu ngerti tidak tuntutan Aremania, yang menuntut pemain kita untuk bermain gaya Malangan. Dia menjawab, itu ada di jiwa saya," kata dia.(*)

Load More