SUARA DENPASAR - Polwan bernama AKP Dyah Chandrawati (AKP DC) akhirnya menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri yang berlangsung di TNCC Polri, Kamis (8/9/2022). Polwan pertama yang disidang etik ini diduga melanggar soal surat senjata api yang dipakai Bharada Richard Eliezer (Bharada E) untuk menembak Brigadir Joshua. Ada empat saksi dihadirkan, di antaranya Kombes Kombes Murbani Budi Pitono dan Kompol Chuck Putranto. Semuanya anak buah Ferdy Sambo.
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah menjelaskan bahwa sidang kode etik dengan terduga pelanggar AKP Dyah Chandrawati tidak terkait dengan pelanggaran obstruction of justice atau menghalangi penyidikan dalam pembunuhan Brigadir Joshua.
“Sidang kode etik ini (terduga pelanggar AKP Dyah Chandrawati) tidak ada kaitannya dengan obstruction of justice,” jelasnya.
Namun, Kombes Nurul Azizah tidak menjelaskan apa pelanggaran yang dilakukan AKP Dyah Chandrawati. Dia hanya menjelaskan, AKP Dyaah Chandrawati disidang di KKEP karena diduga tidak profesional dalam melaksanakan tugas.
“Terduga pelanggar diperiksa karena ketidakprofesionalan dalam melaksanakan tugas,” jelasnya.
Walau begitu, dilihat dari Youtube Polri TV, disebutkan bahwa AKP Dyah Chandrawati disidang KKEP terkait surat senjata api yang dipakai Bharada E. Diketahui, sebelumnya disebutkan bahwa Bharda E menembak Brigadir Joshua menggunakan senpi berupa pistol jenis Glock 17.
“Sidang kode etik hari ini terkait surat senjata api Bharada E dan AKP DC, salah satu staf Renmin dari Divpropam Polri,” jelas pembawa acara Youtube Polri TV yang dikutip Kamis siang.
Dalam sidang KKEP dengan terduga pelanggar AKP Dyah Chandrawati yang mantan Paurlog Bagrenmin Divisi Propam Polri, ini sebanyak empat saksi dihadirkan. Yakni Kombes Murbani Budi Pitono yang merupakan mantan Kabagrenmin Divisi Propam Polri, Kompol Chuck Putranto yang merupakan mantan PS Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri. Dua orang lagi adalah Briptu WTA dan Bripda WW.
“Diikuti oleh 4 orang saksi KBP MBP, Kompol CP, Briptu WTA, Bripda WW,” sebutnya.
Baca Juga: Sosok AKP Dyah Candrawati, Polwan Pertama yang Dihadapkan ke Sidang Etik Kasus Ferdy Sambo
Sekadar diketahui, dilihat dari jabatannya, maka Kombes Murbani Budi Pitono adalah atas langsung dari AKP Dyah Chandrawati di Bagian Perencanaan dan Administrasi (Bagrenmin) Divisi Propam Polri. Kombes Murbani sebagai kepala bagian (Kabag), sedangkan AKP Dyah sebagai Perwira Urusan Logistik (Paurlog).
Kombes Nurul Azizah menyatakan, sidang KKEP dengan terduga pelanggar AKP Dyah Chandrawati dipimpin Ketua KKEP yakni Kombes Rachmad Pamudji (Irbidjemen SDM II Itwil V Itwasum Polri), Wakil Ketua Komisi Sidang Kombes Sakeus Ginting (Kabagstandardisasi Rowabprof Divpropam Polri), dan anggota Komisi sidang Kombes Pitra Andrias Ratulangi (Anjak Madya Dittipidum Bareskrim Polri).
Sekadar diketahui, sebelmnya KKEP sudah memutus empat orang polisi berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Yakni mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo pada 29 Agustus 2022 dan Kompol Chuck Putranto (PS Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri) pada 1 September 2022.
Kemudian Kompol Baiquni Wibowo selaku PS Kasubbagriksa Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri pada 2 September 2022. Satu lagi adalah Kombes Agus Nurpatria (Kaden A Biropaminal Divisi Propam Polri) yang diputus 7 September 2022. Keempatnya mengajukan banding. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Sosok Ayah-Ibu Kompol Chuck Putranto: Brigjen Tri Utoyo asal Jember, Connie Madika asal Toraja
-
Sosok Brigjen Tri Utoyo, Ayah Kompol Chuck Putranto, Anak Buah Gories Mere di BNN, Punya Menantu Kapolres
-
Tragis Karier Kompol Chuck Putranto, Anak Jenderal Polisi yang Dipecat Gara-gara Ikut Geng Sambo
-
Kompol Chuck Putranto Anak Buah Ferdy Sambo Dipecat, Hasil Sidang Komisi Etik Polri
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa