SUARA DENPASAR – Kompol Chuck Putranto masih menjadi perbincangan masyarakat Indonesia. Apalagi dia menjadi satu dari tiga polisi yang sudah divonis pecat melalui sidang etik. Banyak orang juga bertanya-tanya, siapa ayah dan ibu dari Kompol Chuck Putranto. Juga dari mana asal ayah dan ibunya
Dari penelusuran SuaraDenpasar dari berbagai sumber, termasuk sumber putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan terkait ahli waris, Kompol Chuck Putranto merupakan anak kedua dari pasangan Brigjen Tri Utoyo dengan Connie Madika.
Ayah Kompol Chuck Putranto, Brigjen Tri Utoyo merupakan perwira tinggi kepolisian asal Jember. Ayahnya ini dari SD sampai SMA bersekolah di Jember. Yakni SDN Jember, SMPN Rambipuji, dan SMA-nya di SMA Kartika Jember.
Kompol Chuck Putranto benar-benar keluarga polisi tulen. Ternyata yang menjadi polisi bukan hanya dia dan ayahnya, yakni Brigjen Tri Utoyo. Bahkan, kakek Kompol Chuck Putranto atau ayah dari Brigjen Tri Utoyo juga purnawirawan polisi. Nama kakeknya adalah Sardjo yang menikah dengan Sumiarti.
Brigjen Tri Utoyo kelahiran Jember pada 27 Maret 1953, sedangkan ibunya, Connie Madika kelahiran Rantepao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan pada 22 Juli 1963. Selisih usia Tri Utoyo dan Connie Madika memang 10 tahun.
Pasangan Tri Utoyo dan Connie Madika menikah pada 5 April 1982. Dari riwayat hidup melalui sumber terbuka dari STIK-PTIK, Brigjen Tri Utoyo memulai pendidikan kepolisian melalui AKABRI Bagian Umum dan Darat di Magelang (1973), kemudian berlanjut ke AKABRI again Kepolisian di Sukabumi sampai 1976. Setelah lulus itulah, Tri Utoyo pada 1977 ditempatkan di Papua, yang dulu bernama Irian Jaya.
Pertama kali bertugas di Papua, Tri Utoyo menjadi Kasi Reserse Ekonomi Polres Paniai pada 1977 sampai 1978. Kemudian menjadi Komandan Sektor Moena Mani Polres Paniai (1978-1979), berlanjut sebagai Kasi Operasi Paniai (1979-1980), dan Kasi Intern Pampol Polres Jayawijaya (1982-1983).
Saat menjadi Kasi Intern Pampol Polres Jayawijaya ini lah Tri Utoyo menikahi Connie Madika. Belum diketahui bagaimana keduanya bertemu di Papua. Padahal keduanya bukan berasal dari Papua. Yang pasti, keduanya menikah di Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, wilayah Tri Utoyo bertugas.
Anak pertama dari pasutri Tri Utoyo-Connie Madika adalah Febie Putri Wijaya yang lahir tahun 1982 di Wamena. Kelak Febie Putri Wijaya menikah dengan AKBP Ernesto Saiser, yang kini menjadi Kapolres Tapin di Kalimantan Selatan.
Seluruhnya, pasangan Tri Utoyo dan Connie Madika memiliki empat anak. Tiga anak lainnya adalah Chuck Putranto yang lahir di Toraja pada 1984, kemudian anak ketiga, Bayu Putra Samara lahir di Jayapura pada 1986. Chuck dan Bayu mengikuti jejak sang ayah dan kakeknya, sebagai polisi. Saat ini pangkat keduanya Kompol.
Chuck baru saja divonis pecat oleh Komisi Kode Etik Polri pada 2 September 2022 lalu karena terkait dengan obstruction of justice atau menghalangi penyidikan perkara pembunuhan Brigadir Joshua di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Ia mengajukan banding. Jabatan sebelumnya adalah Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri. Sedangkan Kompol Bayu saat ini menjabat sebagai Ps Kasubdit 3/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumatera Utara.
Anak keempatnya masih sangat muda bernama Mario Antoni. Baru berusia 20 tahun, karena lahir tahun 2002 di Medan. Tidak diketahui apakah Mario Antoni juga mengikuti jejaknya menjadi polisi atau tidak. Hanya disebut sebagai pelajar/ mahasiswa.
Sebelum Kompol Chuck Putranto lahir pada 1984, Tri Utoyo sempat bertugas sebagai Kabag Pusdokal Ops Polrs Fakfak (1983), kemudian sebagai Kanit Sat Bimmas Polda Irian Jaya (1983-1984), dan Kapol Pos Khusus Tembagapura Polda Irian Jaya (1984-1985). Setelah itu, Tri Utoyo menjadi Kasubag Ren Ditbimmmas Polda Irian Jaya (1985).
Pada 1986, lahirlah Kompol Bayu Putra Samara di Jayapura. Setelah lama bertugas di Papua, Tri Utoyo tercatat pernah bertugas sebagai Karo Pers Polda Sumatera Utara sampai 2008. Pada saat bertugas di Medan inilah, Connie melahirkan anak keempatnya, Mario Antoni pada 2002.
Brigjen Tri Utoyo, Connie Madika, dan Anak-anaknya
Saat bertugas di Polda Sumatera Utara ini lah, Tri Utoyo bertemu dengan Ernesto Saiser yang bertugas di Poltabes Medan. Di kemudian hari, Ernesto menjadi menantunya.
Tag
Berita Terkait
-
Sosok Kompol Chuck Putranto, Karier Mulai Menanjak dan Berujung Dipecat-Terancam Penjara
-
Sosok Brigjen Tri Utoyo, Ayah Kompol Chuck Putranto, Anak Buah Gories Mere di BNN, Punya Menantu Kapolres
-
Sosok AKBP Arif Rachman Arifin: 2 Kali Kapolres, Jadi Bapak Ojol, Terancam Pecat-Penjara karena Ferdy Sambo
-
AKBP Arif Rachman Arifin Terkenal Humanis, Religius, dan Inovatif, Sayang Terseret Ferdy Sambo
-
Tragis Karier Kompol Chuck Putranto, Anak Jenderal Polisi yang Dipecat Gara-gara Ikut Geng Sambo
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Update Harga Emas Antam Hari Ini: Stabil di Level Rp2.603.000 per Gram
-
5 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 3 Agustus 2026: Peluang Dapat Sumber Uang Baru
-
Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan
-
Timnas Indonesia vs Vietnam, Rizky Ridho: Kunci Bisa Menang Jangan Mau Diprovokasi
-
Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan