/
Sabtu, 10 September 2022 | 13:23 WIB
Ilustrasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Irjen Ferdy Sambo (Suara Denpasar)

Suara Denpasar - Kaisar Sambo, sebutan warganet untuk Irjen Ferdy Sambo ternyata benar-benar pengarang ulung. Tak hanya pintar mengarang cerita "polisi tembak" polisi dalam kasus kematian Brigadir Joshua Hutabarat atau Brigadir J.

Hoax yang dia buat juga diceritakan ke anak buah maupun jenderal seleting. Gaya bicara mantan Kadiv Propam Polri yang begitu meyakinkan tersebut membuat banyak orang yang percaya.

Bahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit juga diceritakan skenario bohong itu oleh suami Putri Puspawathi tersebut. Yakni skenario Bharada E baku tembak dengan Brigadir J.

Beruntung Kapolri terbilang jeli dan menantang balik Ferdy Sambo untuk menbuktikan ceritanya itu. Bahkan Kapolri menonaktifkan Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam Polri setelah menerima informasi bahwa sejumlah penyidik di intimidasi.

"Sambo dinonaktifkan. Saat itu kami mendapat informasi-informasi ada kesulitan dari Timsus yang saat itu bertekad bekerja secara baik,” kata Kapolri seperti dikutip denpasar.suara.com dalam akun instagram @satumejaforum pada Rabu (7/9/2022) saat berbincang dengan l jurnalis senior Budiman Tanuredjo di "Satu Meja The Forum". “Penyidik sempat takut saat itu. Karena ada bahasa-bahasa bahwa mereka semua akan berhadapan dengan yang bersangkutan (Ferdy Sambo),” imbuhnya.

Kapolri juga bertanya ke Irjen Sambo?!“Saya tanyakan. Karena saya akan proses (tewasnya Brigadir J) ini sesuai fakta,". "Jadi, kalau kira-kira peristiwa tidak seperti itu ceritakan. Tapi kalau seperti, itu nanti kita buktikan sesuai fakta,” tuturnya. 

Kali kedua mendatangi Kapolri, Irjen Sambo tetap kekueh pada alur cerita "polisi tembak polisi". "(Irjen Sambo) Sampai datang di tempat saya. Saya tanya sekali lagi. Dia masih bertahan,," ingat Kapolri terkait pernyataan Irjen Sambo.

Demikian, Kaisar Sambo keder juga setelah ditempatkan ditahanan atau penempatan khusus-dipatsuskan di Mako Brimob "Pada saat dia (Ferdy Sambo) dipatsuskan.

Dua hari kemudian dia mengakui perbuatannya," sebut pemegang komando tertinggi korps baju cokelat itu. Lucunya, disinggung soal skenario Hoax yang dia buat.

Baca Juga: Ternyata Kaisar Sambo Termakan Sumpah Sendiri

Irjen Sambo tanpa beban mengatakan ke Kapolri bahwa dia berdoa untuk bertahan dengan skenario awal. ***

Load More