/
Sabtu, 17 September 2022 | 09:59 WIB
Ilustrasi Hacker - Orangtua Peretas asal Madiun Kaget Anaknya Ibut Bantu Bjorka, 'Mungkin Ketik-ketik Terlalu atau Tidak Sengaja'(Pexels) (dok)


Suara Denpasar - Tim khusus (Timsus) kini sedang mendalami kasus peretasan yang dilakukan oleh hacker dengan nama Bjorka.

Saat ini sudah ada satu tersangka yang ditetapkan penyidik terkait dengan peretasan data-data milik warga Indonesia.

Tersangka yang ditetapkan adalah MAH pria asal Madiun yang menurut penyidik turut membantu Bjorka dalam menyediakan akun dan turut mengunggah tiga kali komentar.

Atas perannya itulah MAH 21 tahun harus berurusan dengan timsus dan kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

MAH yang awalnya ditangkap di kawasan Madiun kemudian diterbangkan ke Mabes Polri untuk dilakukan penyidikan.

Terkait dengan penetapan tersangka ini orangtua korban juga kaget dengan tudingan polisi jika anaknya terlibat.

Namun demikian pihak keluarga menyampaikan permohonan maafnya jika si anak turut terlibat dalam kasus ini.

Hal ini disampikan oleh ayah MAH yakni , Jumanto di Madiun kemarin kepada ANTARA.

"Kami mewakili keluarga memohon maaf kalau Agung ada salah. Mungkin, ketik-ketik terlalu atau tidak sengaja. Saya selaku perwakilan keluarga, mohon maaf kepada semuanya," katanya dilansir pada Sabtu (17/9).

Baca Juga: Pria yang Ditangkap di Madiun Jadi Tersangka, 'Tangan Kanan' Bjorka, Timsus Bongkar Perannya

Dari pandangannya selaku orangtua dan selalu dekat dengn si anak, Jumanto dan keluarga mengaku kaget. 

Sebab, MAH selama ini dikenal sebagai anak yang pendiam dan agamis.

"Kaget saja. Selama ini anaknya tidak pernah kemana-mana, bahkan luar kota. Tiba-tiba kemarin dibawa dan sekarang ini ditetapkan tersangka," ungkapnya. ***

Load More