Suara Denpasar - Sudah menjadi rahasia umum banyak Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia yang bekerja di luar negeri menjadi korban penyiksaan.
Bukan hanya oleh majikan, tapi sesama TKW yang berprofesi sebagai asisten rumah tangga (ART) atau istilahnya worker.
Kondisi memprihatinkan itu terungkap dalam channel YouTube TKW Lovers berjudul "TKW Singapore pengalaman pertama masuk rumah majikan.
Dah, Dig,Dig, Ser!!". Fitri Aida, tenaga kerja wanita itu mengaku awal mula di Singapura seperti orang linglung. Maklum, dirinya berasal dari desa dan kini berada di negara metropolis, Singapura.
"Linglung, lirik kiri kanan. Apa saja," katanya dalam video tersebut. Saat itu majikannya adalah orang kantoran yang tidak tahu teknis kerja rumahan.
Jadi, sebelum dia bekerja harus di training dulu oleh worker sebelumnya. Setidaknya waktu dua Minggu yang dijalani dalam pelatihan singkat di rumah majikan baru itu.
Di sisi lain, dirinya merasa nyaman karena majikannya sangat baik. Selain memberikan kamar pribadi, dirinya juga boleh mandi air hangat.
"Boleh mandi dengan water heater ada dua kamar mandi," begitu kata majikannya.
Tapi yang tidak mengenakkan malah didapat dari ART sebelumnya. Dia mengaku dibentak-bentak dan sampai menangis. Dia itu bukan bos, dia itu sesama working. Tapi, gayanya itu lho," paparnya.
Baca Juga: TKW Hongkong Nekat Utang 66 Ribu Dolar: Aku Kudu Piye, Debt Collector Menanti
Lain lagi kisahnya yang mengaku pernah disiksa karena mulut ember ART lainnya. Padahal, ART yang dimaksud sesama orang Indonesia.
"Saya disiksa karena mulut sesama worker. Walaupun kita temen satu tanah, satu tanah kelahiran. Saya disiksa," kisah dia.
Jadi, saran dia bagi ART yang akan bekerja di Singapura ada baiknya memilih job di mana hanya ada satu pekerja.
Jika lebih dari satu maka riskan antar sesama ART saling adu domba kepada majikan. Ini sebagai langkah antisipasi terkait pengalaman buruk yang pernah dia terima akibat mulut ember sesama ART. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Presiden Minta Pabrik Gula Wajib Punya Kebun Tebu
-
Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X
-
Bukan Karena Kedekatan, DPRD Bogor Puji Keberanian Bupati Gelar Seleksi Terbuka Jabatan ASN
-
Terungkap di Sidang, Calon Perangkat Desa Jual Motor hingga Gadai Sertifikat Demi Lolos Seleksi
-
Satpam Positif Sabu Jadi Otak Pencurian 1.700 Ompreng MBG di Ciputat
-
Harga Wuling Aira EV Cuma Rp155 Juta, Meluncur di GIIAS 2026
-
Masalah Indonesia di Luar Perkiraan, Prabowo Ditantang Buktikan Keberanian Sikat Mafia Internal
-
Satpam Otak Pencurian 1.700 Ompreng Program MBG di Ciputat Positif Sabu dan Ekstasi
-
Pelajaran Kepemimpinan Perempuan dari Angela Tanoesoedibjo: Hadir, Mendengar, dan Bertumbuh Bersama
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib