Suara Denpasar - Pencuri mobil bernama I Wayan Purwayoginata (29) ternyata seorang residivis. Dia sudah dua kali masuk penjara. Parahnya, uang hasil mencuri dipakai untuk mabuk.
"Ini yang ketiga kalinya dia (Wayan Purwayoginata) ditangkap," kata Kapolsek Abiansemal, Badung, Kompol I Gusti Made Sudarma Putra, pada Rabu (21/9/2022).
Kompol Sudarma Putra melanjutkan, sebelum ditangkap karena kasus pencurian menggunakan mobil towing, Purwayoginata pernah ditangkap dan dipenjara karena dua kasus.
Yakni kasus pertama terkait penggelapan, dan kasus kedua terkait narkoba. Dia dua kali ditangkap oleh kepolisian Polres Badung dan Polda Bali.
Sebagaimana diketahui, Purwayoginata ditangkap setelah mencuri mobil Toyota Corrola milik I Ketut Leo Yogi di sebuah bengkel cat di Jalan Tanah Ayu Subak Darmayasa, Desa Sibang Gede, Kecamatan Abinsemal, Badung, Bali.
Mobil itu dicuri Purwayoginata Minggu (18/9/2022). Dia datang ke bengkel cat itu berpura-pura telah membeli mobil itu.
Menariknya, dia mencuri mobil itu dengan cara diangkut menggunakan mobil towing. Purwayoginata datang bersama seorang sopir mobil towing.
Ketika si pemilik mobil bernama I Ketut Leo Yogi datang, dia kaget karena mobilnya sudah tak ada. Pemilik bengkel mengira mobil itu sudah dibeli sehingga dibawa menggunakan mobil towing.
“Pemilik bengkel mengira mobil itu telah dijual oleh pemiliknya kepada dua orang itu. Dia tak mengetahui kalau dua orang itu pelaku pencurian,” kata Kapolsek Abiansemal, Badung, Kompol I Gusti Made Sudarma Putra, Rabu (21/9/2022).
Baca Juga: Bali United Percaya Diri Mengaku Seperti Timnas Brasil, Muhammad Ridho Jelaskan Alasannya
Setelah kasusnya dilaporkan ke Polsek Abiansemal, Purwayoginata pun ditangkap di rumahnya di Jalan Raya Sakti Nomor 1, Banjar Pengukuh, Peguyangan Kangin, Denpasar. Ternyata dia sudah menjual mobil curiannya ke pengepul barang bekas seharga Rp3,5 juta.
"Pelaku mengakui perbuatannya telah mencuri mobil dan menjualnya ke tukang rongsokan," kata Kompol I Gusti Made Sudarma Putra.
Parahnya lagi, ternyata uang hasil penjualan mobil curian itu dipakai untuk membayar utang dan membeli minuman keras untuk mabuk-mabukan. (MNP)
Berita Terkait
-
Parah, Mobil yang Dicuri Pakai Mobil Towing Dijual Cuma Rp3,5 Juta
-
Niat Banget, Pemuda di Bali Ini Curi Mobil Diangkut Pakai Mobil Towing
-
Sempat Diceritakan Anak Belum Bayar Sekolah, Ayah di Bali Tusuk Leher Sendiri hingga Tewas
-
Pura-pura Beli Rokok di Warung, Residivis Maling Perhiasan di Banjarasem Buleleng Dibekuk
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Jembatan Ampera Bakal Berubah Jadi Panggung Kebaya, Ratusan Perempuan Bidik Rekor MURI
-
Program Desa Impian Antarkan PTBA Raih Penghargaan Internasional
-
Jalur Maut Pantura! 141 U-Turn di Indramayu Ternyata Ilegal
-
Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT
-
Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga
-
Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo
-
Bongkar Industri Uang Palsu di Tangerang, WW Belajar dari 'God Hand' Bandung
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh
-
Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos