- Perjanjian Agreement on Reciprocal Trade (ART) ditandatangani oleh Presiden Prabowo dan Donald Trump di Washington D.C. pada Jumat (20/2/2026).
- ART mengatur koordinasi respons terhadap tekanan ekonomi global dan menjaga stabilitas keamanan rantai pasok kedua negara.
- Dokumen ini membentuk Council of Trade and Investment untuk menyelesaikan sengketa perdagangan dan lonjakan tarif antarnegara.
Suara.com - Perjanjian dagang timbal balik Indonesia dan Amerika Serikat juga mengatur kerja sama kedua negara dalam menghadapi tekanan ekonomi dari negara lain.
Dokumen Agreement on Reciprocal Trade (ART) menjelaskan kedua negara akan berkoordinasi dalam merespons kebijakan ekonomi global yang dapat memengaruhi kepentingan perdagangan masing-masing.
Ketentuan ini menunjukkan hubungan dagang RI–AS juga mencakup kerja sama strategis di luar tarif dan ekspor.
"Para pihak akan melakukan konsultasi dan koordinasi terkait kebijakan perdagangan dan ekonomi yang dapat memengaruhi kepentingan bersama, termasuk yang berkaitan dengan negara ketiga,” tulis salah satu poin dokumen itu, dikutip Jumat (20/2/2026).
ART juga mengatur kerja sama untuk menjaga stabilitas rantai pasok dan keamanan ekonomi. Dokumen tersebut menyebut kedua negara dapat mengambil langkah bersama jika terjadi gangguan perdagangan internasional yang berdampak pada kepentingan ekonomi mereka.
"Para pihak akan bekerja sama untuk menjaga keamanan ekonomi dan stabilitas rantai pasok, termasuk melalui langkah yang dianggap perlu untuk melindungi kepentingan perdagangan masing-masing," lanjut bunyi dokumen itu.
Ketentuan tersebut menempatkan hubungan dagang Indonesia dan Amerika Serikat dalam kerangka yang lebih strategis. ART tidak hanya mengatur pembukaan pasar, tetapi juga mengatur koordinasi kebijakan ekonomi internasional antara kedua negara.
Perjanjian ini menjadi dasar penguatan kerja sama ekonomi strategis dan koordinasi kebijakan perdagangan antara kedua negara.
Sebelumnya, Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat resmi menandatangani ART yang menjadi payung kerja sama perdagangan dan investasi kedua negara. Perjanjian tersebut ditandatangani langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Washington D.C.
Baca Juga: Berkat Prabowo, Harga Tahu-Tempe Bakal Makin Murah
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan penandatanganan dilakukan setelah rangkaian pertemuan bilateral dan forum bisnis Indonesia–AS. Ia menyebut dokumen tersebut menjadi dasar penguatan hubungan ekonomi kedua negara.
"Hari ini tadi pagi Bapak Presiden langsung menandatangani kerja sama Agreement of Reciprocal Trade yang diberi judul 'Toward a New Golden Age for the US-Indonesia Alliance' dan ditandatangani secara bersama baik oleh Presiden Prabowo maupun Presiden Donald Trump," kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Jumat (20/2/2026).
Menurutnya, perjanjian ini tidak hanya berfokus pada perdagangan, tetapi juga mencakup investasi serta kerja sama ekonomi yang lebih luas. Ia menilai ART menjadi kerangka baru dalam pengelolaan hubungan ekonomi Indonesia–Amerika Serikat.
Dalam dokumen perjanjian tersebut, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi melalui pembentukan forum bersama Council of Trade and Investment. Forum ini akan menjadi mekanisme penyelesaian jika terjadi lonjakan tarif, sengketa perdagangan, atau gangguan neraca ekonomi antara kedua negara.
Perjanjian juga mencakup pengurangan hambatan tarif dan non-tarif, kemudahan perizinan impor, kerja sama di sektor teknologi, kesehatan, dan industri, serta penguatan rantai pasok antara Indonesia dan Amerika Serikat.
"Perjanjian ini membentuk Council of Trade and Investment sehingga seluruh persoalan investasi dan perdagangan antara Indonesia dan Amerika nanti akan dibahas dulu di forum tersebut apabila ada hal yang dianggap mengganggu neraca kedua negara," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
IHSG Justru Melorot di Sesi I, 398 Saham Merah
-
BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'
-
CIMB Niaga Bidik Nasabah Pelaku Usaha dari UMKM hingga Korporasi
-
Nego Buntu, Trump Ancam Serang Wilayah Sipil Iran Jika Selat Hormuz Tetap Tutup
-
Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran
-
BUMN Genjot Sport Tourism, Mandalika Jadi Magnet Wisata dan Investasi
-
DJP Catat 10,85 Juta SPT Tahunan 2025 Sudah Dilaporkan hingga 6 April 2026
-
Resmi Minta Ambil Alih PNM ke Danantara, Purbaya Ingin Kemenkeu Ikut Salurkan KUR
-
Naik Rp 15.000, Cek Deretan Harga Emas Antam Hari Ini
-
B50 Bakal Diterapkan Mulai 1 Juli 2026, Bahlil : Dulu Kalian Ketawain Gue!