Suara Denpaasar – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo disebut telah memerintahkan jajarannya untuk mengusut adanya isu soal Konsorsium Judi atau Konsorsum 303 dan Kaisar Sambo. Sebagaimana diketahui, dalam diagram yang sempat ramai di media sosial, sedikitnya ada 13 nama petinggi Polri yang disebut dalam Konsorsium 303.
Sebelumnya dilansir dari website resmi Polri disebutkan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah meminta jajarannya mengusut kebenaran isu Konsorsium 303.
“Seraya memerintahkan mengusutnya sampai ke atas, begitu didapatkan nama, red notice atau cekal,” demikian ditulis website resmi Polri, tribratanews.polri.go.id, Kamis (22/9/2022).
Kapolri juga mengatakan, apakah dalam pengusuan itu ada anggota Polri yang terlibat. Disebutkan, Kapolri Jenderal Lisyo meminta agar isu tersebut betul-betul diungkap.
“Namun terkait pengusutan isu konsorsium 303 itu, Kapolri menegaskan Polri akan bekerja sesuai fakta berdasarkan scientific crime investigation dalam proses pengungkapan grafik itu,” jelas tribratanews.polri.go.id.
Disebutkan pula Jenderal Listyo Sigit menyatakan bahwa Polri akan bergerak mengusut isu Konsorsium 30 dari pembuktian.
“Itu lah yang menjadi dasar pengusutan dengan pendekatan scientific crime investigation,” imbuhnya.
Dijelaskan pula, tidak bisa kerangka hukum didasarkan pada asumsi-asumsi. Katanya, perlu pembuktian yang cermat karena menyangkut nama-nama yang disebut.
Sebelum ini, Kapolri Jenderal Listyo juga sempat ditanyakan oleh sejumlah anggota Komisi III DPR RI terkait diagram Konsorsium 303 dan Kaisar Sambo, pada 24 Agustus 2022 lalu. Saat itu, Kapolri menyatakan, jajarannya sedang mendalami isu Konsorsium 303 dan Kaisar Sambo.
“Terkait beberapa pertanyaan, khususnya terkait dengan masalah chart-chart (diagram), Pak, apakah betul Kaisar Sambo dan gengnya, terkait dengan masalah Konsorsium (303), demikian juga dengan chart yang lain, jadi saat ini kami sedang lakukan pendalaman, Pak. Jadi Propam saya minta melakukan pendalaman,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di hadapan anggota Komisi III DPR RI, Rabu (24/8/2022).
Akan tetapi, sampai saat ini belum ada hasil apa pun dari Polri menyangkut Konsorsium 303. Bahkan, taka da kabar bahwa nama-nama yang disebutkan di diagram itu pernah diperiksa dalam kasus Konsorsium 303.
Baca Juga: Awal Mula Munculnya Isu Kaisar Sambo dan Judi 303, Polri Masih Fokus Pembunuhan Brigadir J
Berikut nama-nama petinggi Polri yang namanya disebut dalam Konsorsium 303. Nama ini didapat SuaraDenpasar dari diagram yang sempat beredar di media sosial dan sempat ditunjukkan anggota DPR dalam rapat dengan Kapolri.
1. Irjen Ferdy Sambo (mantan Kadiv Propam Polri/ dipecat karena pembunuhan Brigadir Joshua)
2. Irjen Nico Afinta (Kapolda Jatim/ masih aman)
3. Irjen Suwondo Nainggolan (Kakorbinmas Baharkam Polri/ masih aman)
4. Irjen Adi Deriyan Jayamarta (Staf Ahli Jemen Kapolri/ masih aman)
5. Irjen Fadil Imran (Kapolda Metro Jaya/ masih aman)
Tag
Berita Terkait
-
Perintah Kapolri soal Konsorsium Judi yang Ada Nama Ferdy Sambo, Usut Ke Atas dan Cekal Anggota Polri
-
Jenderal Istimewa, Ferdy Sambo Belum Resmi Dipecat dari Polri Meski Banding Ditolak, Ini Penjelasannya
-
Disanksi Pecat, Nama AKBP Jerry Raimond Siagian Muncul di Diagram Judi Konsorsium 303 dan Kaisar Sambo
-
Kapolri Dalami Konsorsium 303 dan Kaisar Sambo, Tangkapan Judi Online Naik 6 Kali Lipat
-
Awal Mula Munculnya Isu Kaisar Sambo dan Judi 303, Polri Masih Fokus Pembunuhan Brigadir J
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK