Suara Denpasar – Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh ulah pejabat publik yang menghakimi warga negara seenaknya sendiri. Seperti dilakukan politikus Golkar yang merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Tajudin Tabri yang menganiaya dengan cara menginjak sopir truk dan menyuruh guling-guling.
Menkopolhukam, Moh. Mahfud MD pun angkat bicara terkait ulah Tajudin Tabri. Apalagi, video penganiayaan yang dilakukan politikus Partai Golkar itu viral di media sosial.
Dari video yang beredar terlihat Tajudin Tabri yang masih mengenakan pakaian dinas dan berpeci dengan emosi menyuruh sopir truk bernama Ahmad Misbah melakukan push up. Tidak puas dengan begitu, Tajudin juga menginjak bahu si sopir truk sambil berteriak-teriak.
Selanjutnya, Tajudin sambil teriak keras menyuruh sopir guling-guling di atas aspal jalan. Karena si sopir masih duduk, dia kemudian mendorong sang sopir truk hingga terjengkang, kemudian berteriak kembali menyuruh guling-guling di atas aspal.
Diduga, kasus ini sebagai buntut kekesalan Tajudin Tabri lantaran beberapa kali truk melintas di jalan tersebut dan merusak portal jalan. Kemudian, kejadian itu berulang saat Ahmad Misbah mengemudikan truk dan melintas di jalan tersebut.
Politikus Golkar itu pun datang ke lokasi dan melancarkan aksi main hakim sendiri. Kasus ini akhirnya dilaporkan Ahmad Misbah dengan dugaan penganiayaan ke Polres Metro Depok pada Jumat (23/9).
Menanggapi aksi main hakim sendiri oleh Wakil Ketua DPRD Depok Tajudin Tabri, Mahfud MD melalui akun Twitternya pun menyatakan tindakan seorang pejabat publik tidak mestinya begitu.
"Waduh, sepertinya tak boleh loh, pimpinan atau anggota DPRD menghukum orang secara fisik di tengah jalan. Bupati atau gubernur pun tak boleh," demikian disampaikan Mahfud MD melalui Twitter @mohmahfudmd, dikutip Minggu (25/9/2022).
Mahfud MD juga mengingatkan setiap pejabat seyogyanya tidak bersikap emosional dalam menghadapi situasi yang ada di masyarakat.
Baca Juga: Viral Es Teh Indonesia dan Gula, Berapa Batas Konsumsi Gula Per Hari? Ahli Gizi Menjelaskan
"Sebaiknya proporsional, tak perlu emosional," pungkasnya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Dirut KAI Respons Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Keselamatan Tak Bedakan Gender
-
Bantah Indonesia Gelap, Prabowo Sindir Pihak yang Ingin Kabur: Silakan...
-
Bangkai Gerbong KRL Pasca Tabrakan Masih di Pinggir Rel, KAI Jelaskan Alasan Belum Dipindahkan
-
Dilema Ibu Bekerja dan Isu Daycare Nakal: Antara Bertahan, Percaya, & Cemas
-
Kasus Medis Ilegal Finalis Putri Indonesia Riau, Wajah Belasan Orang Rusak Parah
-
Menakar Urgensi Jurnal Tulis Tangan di Era Digital, Masih Relevan?
-
5 Pilihan HP Terbaru yang Bisa Zoom Jauh Gambar Tetap Tajam, Tak Cuma iPhone 17
-
Kenapa Elly Sugigi Gemar Sekali Bikin Pernikahan Gimik?
-
5 Realita Pahit Krisis Air di TTS NTT: Dari Ancaman Stunting hingga Beban Berat Anak Perempuan
-
Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot