Suara Denpasar - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengaku geram dengan adanya oknum Hakim Mahkamah Agung (MA) yang tertangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung.
Menteri asal Madura, Jawa Timur, itu pun meminta jika terbukti dalam persidangan. Nantinya, selain hukuman berat.
Oknum tersebut dibuang saja ke Nusa Kambangan sebagai bentuk efek jera."Itu harus diusut tuntas dan hukumannya harus berat karena ini hakim," kata Mahfud kepada awak media, Minggu 25 September 2022.
"Hakim itu benteng keadilan, kalau itu terjadi, jangan sampai diampuni," imbuhnya.
Dalam kasus pengurusan perkara di Mahkamah Agung. KPK menetapkan sepuluh orang tersangka. Yakni Hakim Agung di MA Sudrajad Dimyati. Ada juga barang bukti 205 ribu dolar Singapura dan Rp 50 juta.
Sedangkan tersangka lain adalah Hakim Yustisial (Panitera Pengganti) MA Elly Tri Pangestu, PNS pada Kepaniteraan MA Desy Yustria, PNS pada Kepaniteraan MA Muhajir Habibie,, PNS MA Redi, dan PNS MA Albasri.
Sementara dari pemberi suap ada nama pengacara Yosep Parera dan Eko Suparno. Berikut pihak Koperasi Simpan Pinjam ID Ivan Dwi Kusuma Sujanto.
Mahfud MD juga meminta agar penyelidikan kasus ini bisa berjalan dengan transparan. Jangan sampai ada campur tangan pihak yang ingin melindungi oknum hakim tersebut. Sebab, jika itu terjadi bakal cepat terungkap di tengah era digital saat ini. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan