/
Selasa, 27 September 2022 | 11:44 WIB
Rajah Dasabayu ternyata memiliki dua versi (Istimewa)

Bahkan salah satu lontar kawisesan menyebutkan bahwa Dasaksara adalah Dasabayu. Setelah mengolah Dasaksara, ada proses nyurupang (meleburkan) Dasaksara menjadi 10 wijaksara (benih aksara) yang terangkai menjadi rajah Dasabayu dan dibaca: ONG IAKASAMARALAWAYAUNG

Ketika kita tekun mengolah Dasabayu melalui napas, maka Sanghyang Dasabayu akan bertutur: ONG (dengung semesta sebagai kesadaran Sunya/Suwung), I (idhêp, spirit, jiwa), AKASA (ruang tanpa batas), MARA (kemurnian), LAWA (pintu), YA (yukti/sejati), UNG (tirtha amerta kehidupan). Arti sederhananya:

"Kesadaran Suwung yang berdiam di akasa idhêp, yang murni dan tanpa batas, di sana pintu tempat mengalirnya tirtha amerta kehidupan sebagai sari prana/bayu. Jiwa sejati akan terlepas dari pintu itu sesuai kehendaknya." 

Demikian Tantra Satra mengulas tentang Dasabayu pada tubuh manusia. Semoga bermanfaat. ***

Load More