Suara Denpasar- Detasemen Khusus antiteror atau Densus 88 dilibatkan untuk penanganan kasus perampokan toko emas di ITC BSD, Serpong, Tangerang Selatan.
Densus 88 dilibatkan lantaran ada indikasi pelaku perampokan ini terhubung dengan jaringan terorisme.
Pola perampokan yang identik disebut-sebut sebagai hal yang mengindikasikan jika perampokan emas itu hanya digunakan untuk jalan atau modal atau pendaan melakukan aksi terorisme.
Setidaknya sudah ada tiga toko emas yang dirampok secara berturut-turut.
Karena indikasi kuat mengarah untuk pendanaan terorisme inilah maka dilibatkan Densus 88 untuk ikut terlibat dalam menanganinya.
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, mengatakan, pendalaman tersebut dilakukan bersama Densus 88 karena ada kecurigaan yang mengarah.
"Pengakuan sementara tiga toko emas wilayah Tangsel dan Banten (yang dirampok)," kata Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi dari laman resmi Polri, Sabtu (1/10).
Ditreskrimum Polda Metro Jaya juga mengungkapkan temuan lain yang mendorong polisi mendalami dugaan keterkaitan aksi perampokan itu dengan jaringan terorisme.
"Kecurigaan karena pengalaman terdahulu, sasaran fai (pendanaan teror) biasanya dengan cara merampok bank dan toko emas," terangnya.
Baca Juga: Teroris Ahli Memanah Tinggal di Ibu Kota Provinsi Bali, Densus Waspada! Apalagi Jelang G20
Sebelumnya perampokan bersenjata api terjadi di Toko Emas Sinar Mas di ITC BSD Serpong 16 September 2022.
Dalam aksinya, pelaku disebut sempat menembakkan senjata api sebanyak satu kali ke dalam toko dan membawa kabur emas.
Polisi menangkap empat pelaku perampokan pada Kamis (29/9/22). Saat ini pelaku masih diperiksa intensif. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Mata Elang Berulah Kembali, Kini Viral Lagi Keroyok Warga Pekanbaru
-
Bom Meledak di Bus Kolombia Hingga Ciptakan Kawah Besar, 20 Orang Tewas
-
Bangka Belitung B dan Sulawesi Selatan Juara Kejurnas ORADO 2026
-
Kasta Ekskul di Sekolah Negeri: Bakat yang Terhalang Isi Dompet
-
Harga 5 Mesin Kopi SMEG yang Jadi Kado El Rumi untuk Groomsmen, Setara Motor!
-
BEM KSI: Dasco Selesaikan Masalah Dana Umat Katolik Secara Bijak, Isunya Jadi Tak Melebar
-
Persib dan Borneo FC Bersaing Ketat, Bojan Hodak Bicara Mental Juara
-
Rahasia Pendidikan Kelas Dunia di BSD City, Siap Hadapi Indonesia Emas 2045?
-
Once Mekel Absen di Nikahan El Rumi, Padahal Sempat Jadi Permintaan Khusus
-
Anak 14 Tahun Tewas Dirudal Israel di Palestina