Suara Denpasar - Penggeledahan rumah kos terduga teroris Firdaus Salam Isnanto oleh Densus 88 pada Selasa (6/9/2022) siang di Jalan Satelit Bumi Asrih Desa Dauh Puri, Denpasar Barat, membuat warga trauma. Dalam penggeledahan itu ditemukan sejumlah buku keagamaan, termasuk buku jihad, golok, dan panah.
Dewa Ayu Wiryanti, 45 selaku kepala dusun setempat di Denpasar, Jumat (9/9/2022) membenarkan beberapa buku keagamaan yang disita petugas Densus 88.
"Ada ditemukan buku-buku dan anak panah berikut busurnya," katanya.
Dia menjelaskan, terkait penangkapan teroris tersebut, memang menyisakan rasa takut atau trauma di tengah masyarakat di wilayahnya. Namun, dia mengimbau agar masyarakat bisa tenang. Karena pihak kepolisian dan terkait telah menangani situasi tersbut.
Lanjut dia, ketakutan masyarakat sendiri merupakan hal yang wajar. Apalagi Bali sebelumnya pernah mendapatkan serangan bom yang didalangi oleh kelompok teroris pada tahun 2002 dan 2005. Ini berarti sebentar lagi akan diperingati 20 tahun bom Bali I yang terjadi di sejumlah klub malam di Jalan Legian, Kuta.
"Trauma besar dari bom Bali itu aja, di kasus tahun 2022, ada bom atau apa. Tapi saya sudah kasih tahu jangan khawatir," bebernya.
Terkait kos yang ditempati pelaku dan orang tuanya, kata Wiryanti, kos itu merupakan kos bulanan. Pemilik kos itu juga bukan warga dusunnya.
"Kalau tidak salah, pemilik kos dari (Jalan) Imam Bonjol. Saya tak tahu persis siapa pemiliknya. Untuk antisipasi, selaku warga yang lama di sini, kita saling jaga, saling mengingatkan. Selebihnya pusat. Karena kependudukan sekarang bukan melalui kepala dusun lagi," pungkasnya. (MNP)
Baca Juga: Geng Sambo Mau 'Culik' Orang Tua Bharada E, Korps Elit Loreng Langsung Bergerak Menyelamatkan
Tag
Berita Terkait
-
Teroris Ahli Memanah Tinggal di Ibu Kota Provinsi Bali, Densus Waspada! Apalagi Jelang G20
-
Terduga Teroris yang Ditangkap di Lumajang Alumni Perguruan Tinggi Negeri Bali
-
Densus 88 Temukan Buku Jihad di Rumah Terduga Teroris di Denpasar, Pernah Ikut Demo PA 212
-
Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Bali, Pengawasan Makin Ditingkatkan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Redmi Watch 6 Meluncur di Pasar Global: Harga Sejutaan, Baterai Tahan Lama
-
Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M