Suara Denpasar - Sebanyak 18 jenazah kini dibawa ke RS Saiful Anwar untuk dilakukan proses identifikasi oleh tim medis.
Hingga Minggu (2/10) siang ini masih ada 18 jenazah yang belum diketahui identitasnya, petugas belum menemukan identitasnya.
"Jenazah yang belum teridentifikasi yang membutuhkan identifikasi jenazah kita kirim ke RS Saiful Anwar. Total yang di RS Saiful Anwar ada 18 jenazah, tapi kata dirut akan ada tambahan lagi yang akan diidentifikasi," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, pada Minggu.
Kata dia semua yang dibawa di RS Saiful Anwar akan ditanggung oleh Pemprov Jawa Timur.
Jumlahnya juga kemungkinan bisa bertambah, tim medis di Malang masih melakukan proses identifikasi untuk jenazah yang lainnya.
"Kami merasakan duka mendalam, Jatim berduka, Indonesia berduka, dunia olahraga berduka, innalillahi bagi mereka yang meninggal karena peristiwa tadi malam, kita mendokan mudah-mudahan yang wafat amal ibadahnya diterima dan khilafnya diampuni, keluarga diberikan ketabahan, ini pembelajaran sangat berharga bagi kita semua," ungkpanya.
Imbas dari tragedi Kanjuruhan ini panitia pelaksana (panpel) laga Arema FC vs Persebaya Surabaya juga terancam sanksi berat dari PSSI buntut kerusakan yang menewaskan 130 orang tersebut.
Tim investigasi dari PSSI kini sudah diterjunkan dan sedang menuju Malang untuk melakukan penyelidikan. ***
Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Malang, Catatan Najwa Shihab: Tak Ada Kebanggan yang Boleh Tegak di Atas Nisan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Pastikan Jalur Mudik Lebaran 2026 Aman, Pemkab Bogor Keroyok Perbaikan Jalan Parung-Kemang
-
Betrand Peto Jadi 'Alarm' Sahur Ruben Onsu: dari War Takjil Hingga Ketagihan Nasi Briyani
-
Alasan Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan, Ternyata Bukan karena Skill
-
Buku Berburu Rente: Potret Gelap Subsidi Pupuk dan Nasib Petani Indonesia
-
4 Rekomendasi Smartwatch Anak dengan GPS untuk Keamanan Buah Hati
-
6 Remaja Disergap Saat Mau Tawuran, Polisi Sita Senjata Tajam!
-
Pemukim Israel Bakar dan Corat-coret Masjid di Tepi Barat Saat Ramadan
-
Fadhilah Mengerjakan Salat Tarawih di Malam ke-8 Hingga 14
-
Update Kondisi Pemain Persib Jelang Hadapi Madura United, Marc Klok Comeback?
-
Comeback Fenomenal Pemain Keturunan Indonesia, Tampil Impresif Usai Pulih dari Cedera ACL