/
Senin, 03 Oktober 2022 | 18:13 WIB
Mahfud MD saat memberikan keterangan (dok suara.com)

Suara Denpasar- Seluruh ahli waris dari 125 korban meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan Malang akan mendapatkan santunan Rp50 juta.

Angka Rp50 juta ini diberikan untuk setiap ahli waris korban pasca tragedi berdarah usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya tersebut.

Santunan Rp50 juta ini secara khusus berasal dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Pemberian ini sebagai tanda empati dan kehadiran negara kepada rakyatnya yang terkena musibah.

Hal ini seperti dikatakan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD.

"Santunan dari Bapak Presiden Jokowi Rp50 juta untuk masing-masing korban yang jumlahnya 125 orang, mudah-mudahan itu dilihat sebagai tanda empati dan kehadiran negara. Jangan dilihat jumlahnya, tapi empati kepala negara dan kehadiran negara," kata Mahfud, Senin (3/10) dari laman ANTARA.

Presiden Jokowi kata dia sangat bersedih atas tragedi tersebut dan santunan ini menurutnya sebagai bentuk bela sungkawa.

"Meskipun, tentu hilangnya nyawa setiap orang tidak bisa dinilai dengan uang berapa pun harganya. Tetapi presiden berkenan memberikan santunan kepada setiap korban jiwa sebesar Rp50 juta dan ini akan segera dilaksanakan," ujarnya.

Menurutnya santunan akan diberikan berdasarkan data yang dimiliki oleh pemerintah daerah setempat.

Baca Juga: Polisi Singgung Rekaman CCTV di Dalam Rumah Lesti Kejora, Penyidik Datangi TKP

Dia menjanjikan pencairan itu tidak akan lama setelah mendapatkan data lengkap dan alamat para korban. ***

Load More