Suara Denpasar – Viral video pemukulan oknum Loreng atau anggota TNI terhadap pegawai Gudang Shoppe di media sosial. Setelah ditelusuri peristiwa itu berlangsung di Gudang Shopee Xpress di Kabupaten Gianyar, Bali. Pelakunya adalah anggota Kodim 1611/Badung berinisial Serka NS. Setelah kasus ini dilaporkan ke polisi, kedua pihak sepakat berdamai. Namun, Pangdam Udayana memerintahkan agar oknum angggota TNI itu tetap diproses hukum karena melakukan pidana murni.
Kasus ini menjadi viral setelah beredarnya video dari kamera CCTV di Gudang Shopee itu dibagikan di media sosial. Dalam video itu terlihat seorang pria berpakaian loreng itu bersama seorang pria berjaket hitam.
Awalnya, terlihat adanya adu mulut antara anggota TNI itu dengan seorang sekuriti Gudang Shopee. Kemudian terjadi pemukulan oleh anggota TNI tersebut. Tak berhenti di sana, seorang pegawai yang datang untuk melerai juga ikut kena bogem.
Bahkan, pria berjaket hitam yang diduga anak Serka NS yang merupakan warga sipil ikut memukul petugas security Gudang Shopee.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Kav Antonius Totok mengakui bahwa pelaku pemukulan terhadap pegawai Shopee di Gianyar adalah anggota TNI berinisial Serka NS. Dia mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (5/10/2022) sekitar pukul 15.30 WITA.
"Benar itu terjadi di Bali dan lokasinya di Gudang Shopee Gianyar," jelas Kolonel Antonius Totok.
Kolonel Totok menjelaskan, peristiwa ini berawal saat anggota TNI itu menerima barang yang tak sesuai pesanan. Dia pun ingin mengajukan komplain. Petugas security menjelaskan untuk komplain harus melalui bagian pengaduan, karena bagian gudang tidak melayani komplain. Penjelasan ini tak memuaskan oknum TNI ini hingga terjadi pemukulan.
"Karena di gudang tidak tahu dan diarahkan ke bagian pengaduan, namun anggota (Serka NS) ngotot dan muncul pemukulan itu," jelasnya.
Pascakejadian ini, pihak korban melapor ke Polres Gianyar. Akan tetapi, lanjut Totok, masalah ini sempat dimediasi bersama Dansat untuk berdamai dan sepakat untuk tidak ke ranah hukum.
Walau begitu, Totok menyatakan sekalipun ada perdamaian antara kedua pihak, Panglima Kodam IX/Udayana, Mayjen TNI Sonny Aprianto memerintahkan bahwa kasus pemukulan anggota TNI terhadap warga sipil ini harus diproses hukum secara militer.
"Penegasan Panglima Kodam ada tindak pidana pemukulannya harus diproses hukum,” tegas Totok.
Totok menambahkan, saat ini Serka NS juga sudah ditarik ke Kodim Badung untuk dilakukan pemeriksaan. Kemudian tindaklanjuti pihak POM.
“Saat ini masih pemeriksaan di satuannya," terang dia seraya menyatakan bahwa sejauh ini Serka NS tidak memiliki catatan tindak pidana kekerasan lainnya.
Anak Anggota TNI Ikut Memukul
Di bagian lain, pihak Shopee Xpress menyesalkan peristiwa pemukulan terhadap pegawainya yang dilakukan oknum anggota TNI di Bali. Dalam rilis resmi dari Shopee Xpress, pegawai tersebut sudah mendapatkan pengobatan dan dukungan yang diperlukan.
Pihak Shopee Xpress mengakui kasus ini sudah diselesaikan secara damai antara pihak Shopee Xpress, pembeli, dan aparat. Pihak Shopee Xpress pun menegaskan bila ada complain dari pelanggan agar menghubungi bagian Customer Service melalui e-mail, call center, dan sosial media. (Suara.com)
Berita Terkait
-
Usut Tuntas Dugaan Penyalahgunaan SPI di Kampus Unud, Begini Kata Warga Bali
-
Diselidiki Kejati Bali, Sumbangan Mahasiswa Jalur Mandiri di Unud Tembus Rp1,2 Miliar per Mahasiswa
-
BIG KASUS! Dinilai Tak Transparan, SPI Rp 10 Juta Sampai Rp 150 Juta Per Mahasiswa
-
Unud Goncang, Jaksa Kejati Periksa Lima Pejabat Unud
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek