/
Senin, 10 Oktober 2022 | 22:01 WIB
Jembatan Gatsu di atas Tukad Ayung, Denpasar sempat dikabarkan ambrol sehingga jalan dialihkan. (Suara Denpasar/ MNP)

Suara Denpasar - Polda Bali melalui Ditreskrimsus ikut memeloti kasus ambrolnya proyek jembatan Tukad Ayung, Gatot Subroto (Gatsu) Denpasar, beberapa hari lalu. Proyek yang sedang dalam pekerjaan itu beberapa kali ambrol hingga membuat jalan macet.

Wadirkrimsus Polda Bali, AKBP Ambariadi Wijaya kepada media, Senin (10/10/2022) mengatakan, pihaknya sudah mengkonfirmasi terkait kabar ambrolnya proyek jembatan yang nilai anggarannya sekitar 100 miliar itu.

Ambariadi pun menjelaskan, bahwa material yang sempat ambrol itu bukanlah material proyek utama. Melainkan, material pengerjaan jembatan sementara, yakni tempat lintasan kendaraan.

"Jadi itu bukan proyeknya. Itu jembatan sementara. Proyek utama tak ada masalah," ungkapnya. 

Ambariadi melanjutkan, pihaknya akan mengusut proyek tersebut bila bagian pada pengerjaan proyek utama yang bermasalah. Diakui, saat ini pembangunan jembatan utama sedang berjalan.

"Konsen penyidikan kita kalau ada masalah, ya, di proyek utama," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya proyek jembatan di atas Tukad Ayung, persisnya yang melintas di Jalan Gatsu, Denpasar Timur dikabarkan ambrol, Sabtu (8/10/2022). Akibatnya, jalan sempat macet.

Walau begitu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksana Jalan Jatim-Bali, Mohamad Solton menampik kabar tersebut. Katanya, yang terjadi hanya perbaikan tanah urug biasa. Saat itu, aku dia, proses perbaikannya memerlukan waktu beberapa jam hingga adanya pengalihan arus lalu lintas. 

"Tidak ada yang ambrol. Kami melakukan perbaikan tanah urug sementara yang jenuh air. Karena hujan semalaman. Kalau tidak diganti akan membahayakan pengguna jalan. Maka, kita melakukan perbaikan," tandasnya ke awak media. (Beritabali.com)

Baca Juga: Ferdy Sambo dan 10 Terdakwa Pembunuhan Brigadir Joshua dan OoJ Mulai Jadi Pesakitan Pekan Depan

Load More