Suara Denpasar - Dugaan penyalahgunaan Dana Sumbangan Institusi (SPI) Mahasiswa baru seleksi jalur mandiri dan dana penelitian Tahun Akademik 2018/2019 sampai dengan Tahun Akademik 2022/2023 di Universitas Udayana (Unud) Bali yang kini diselidiki Kejati Bali mendapat reaksi beragam dari netizen.
Sebagian besar tentu terkejut dengan besaran uang pangkal yang paling tinggi mencapai Rp 1,2 miliar per mahasiswa.
Biaya yang begitu tinggi dan dinilai netizen hanya orang berduit saja yang bisa masuk kedokteran di kampus negeri tersebut jika tidak lolos SNMPTN.
Sebab, pilihan hanya ada pada jalur mandiri dengan nilai nominal pembayaran yang begitu membekalkan mata.
"Mimih.. liu gati," komen @Oka Ariana dalam bahasa Bali yang berarti banyak sekali.
"Waduh... Kalo tamat nanti jadi apa ya? Kapan atau berapa tahun kerja bisa balik modalnya???" sahut @supanca ariasa.
"Sebagai alumni UNUD merasa Prihatin dengan berita ini. Dulu saya masuk UNUD tahun 1985 lewat jalur PMDK murni tanpa sumbangan apapun. Uang kuliah pun cuma 45.000 per semester," ungkap Mang Tatang.
"Saya heran...pendidikan tinggi dengan biaya tinggi, padahal milik negeri. Kok sepertinya kalah univ swasta...??!!!!! Amor ing Acintya untuk cita-cita dalam UUD 1945 yakni si "mencerdaskan bangsa," timpal @gus Adi.
Dalam situs Unud.ac.id, SPI bersifat wajib. Di mana untuk SPI 8 besaran sumbangannya Rp 1,2 miliar. Sedangkan SPI 1 besaran sumbangannya Rp 85 juta, SPI 2 Rp 125 juta, SPI 3 Rp 150 juta, SPI 4 Rp 225 juta, SPI 5 Rp 338 juta, SPI 6 Rp 507 juta, dan SPI 7 sebesar Rp 760 juta.
Selain program studi kedokteran, untuk prodi kedokteran gigi juga nominal SPI 1 sebesar Rp 71 juta, sedangkan SPI 8 sebesar Rp 950 juta.
Baca Juga: Ini Jadwal Sidang Kaisar Sambo, Ada Misteri Tiga Video Hubungan Kuat Ma'aruf dan Putri Candrawathi
Prodi di bawahnya dengan besaran SPI yang sangat besar adalah prodi Farmasi yang mencapai Rp30 juta juga SPI 1, hingga Rp 422 juta untuk SPI 8. Sementara untuk prodi lain, besaran SPI ada yang mulai dari Rp6 juta sampai Rp 76 juta untuk SPI 8. Ada juga yang dimulai dari SPI 1 Rp 9 juta sampai SPI 8 Rp 114 juta. ***
Berita Terkait
-
Polisi Kutip Ahli dari Universitas Udayana Bali Jika Gas Air Mata Tak Bahaya, Warganet: Ini Menyakitkan
-
Begini Respons Universitas Udayana ? Tak Dirinci SPI Mahasiswa Kedokteran Rp 1,2 Miliar Per Orang
-
Dikorupsi? Ternyata SPI atau Sumbangan Jalur Mandiri Sudah Ditolak BEM dan Mahasiswa Unud: Komersialisasi Pendidikan!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur