Suara Denpasar- Polri memberikan penjelasan jika gas air mata tidak membahayakan, dan tidak mematikan.
Pernyataan itu makin membuat warganet memberikan sentimen negatif kepada kepolisian.
Terbaru unggahan Humas Mabes Polri di akun instagram resmi mereka menyebutkan jika gas air mata tidak membahayakan.
Kali ini akun instagram @divisihumaspolri mengunggah komentar tentang gas air mata yang dianggap tidak membahayakan.
"Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si, M.M., menuturkan bahwa tidak ada pendapat para ahli yang menyampaikan penggunaan gas air mata bersifat mematikan," jelas pernyataan di akun yang sudah centang biru atau terferivikasi, dikutip pada Rabu (12/10).
Polri juga menjelaskan bahkan penggunaan gas air mata dalam tingkat tinggi juga tidak mematikan.
Kali ini Polri mencuplik pernyataan dari seorang ahli dari kampus Universitas Udayana (Unud) Bali terkait dengan sifat kimia dari gas air mata.
"Saya juga mengutip dari pendapat dari Prof. Made Gelgel, adalah guru besar dari Universitas Udayana, beliau ahli di bidang toksikologi atau racun. Beliau menyebutkan bahwa, termasuk dari Dr Mas Ayu Elita, bahwa gas air mata atau CS ini dalam skala tinggi pun tidak mematikan," ujar Kadiv Humas Polri dari laman @divisihumaspolri.
Sontak pernyataan ini dianggap tidak memberikan empati pada korban tragedi Kanjuruhan Malang yang sebelumnya dipicu dari gas air mata sehingga membuat kepanikan serta adanya penumpukan di pintu keluar.
Baca Juga: Cuitan Sujud Massal Polresta Malang Hilang, Padahal Tuai Simpati Publik
Di kolom komentar akun instagram resmi humas Polri ini banyak yang memberikan komentar negatif terhadap kepolisian.
"Pak sadar ga, statement bapak ini menyakiti hati para keluarga korban," kata seorang warganet di kolom komentar ini.
"TAPI GARA GARA GAS AIR MATA YNG DI TEMBAKAN KE TRIBUN MEMBUAT PENONTON PANIK," jelas warganet di kolom komentar ini.
"Andaikan yang tiada bisa berbicara," kata warganet lainnya.
"Betul tidak mematikan.. tapi memicu kepanikan akhirnya berdesak-desakan kurang oksigen.. akhirnya apa.. ?". ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Anak Buah Menkeu Purbaya Hijrah ke Danantara
-
Indonesia Kejar Ciptakan Jutaan Green Jobs, Sudah Siapkah Talenta Kita?
-
Tatjana Saphira Bicara Kemungkinan Cinlok dengan Fadi Alaydrus Gara-gara Series Baru
-
Buka Puasa Mewah di The Manohara Hotel Yogyakarta Menu Arabian Mulai Rp165 Ribu!
-
Adu Karier Fajar Sadboy dan Indra Frimawan, Siapa yang Lebih Bersinar?
-
Syarat Ikut Mudik Gratis Lebaran 2026, Catat Dokumen dan Cara Daftarnya
-
Luhut: Ekonomi Tumbuh 5% Bukan Prestasi, Target 8% Harga Mati!
-
Digerebek di Kamar Hotel Dumai, WNA Malaysia Bawa 99.600 Butir Happy Five Senilai Rp39,8 Miliar!
-
Berapa Hari Puasa Ramadhan 2026? Ini Perhitungannya
-
Haus Gol, Pemain Berdarah Depok Dipuji Setinggi Langit Oleh Pelatih Belanda