/
Jum'at, 14 Oktober 2022 | 11:24 WIB
Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh dan Presiden Jokowi (Suara Denpasar)

Suara Denpasar - Menteri Komunikasi dan Informatika (menkominfo) Johnny G Plate terancam  jika terjadi reshuffle dalam kabinet Jokowi menyusul langkah Partai Nasdem mendukung Anies Baswedan dalam pemilu 2024 nanti. Apalagi, Johnny G Plate yang menjabat Sekjen Partai Nadem.

Wacana ini makin mengemuka setelah perwakilan relawan Jokowi Fredi Moses Ulemlem mendesak kader Nasdem yang ada di kabinet harus segera diganti.

"Itu kewenangan konstitusional presiden. Jangan campuri urusannya presiden. Serahkan saja kepada presiden," kata Johnny kepada wartawan di Johnny G Plate di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (12/10/2022).

Dia juga mengatakan hubungan antara Jokowi dan Surya Paloh masih Baik. "Bang Surya sudah menyampaikan bahwa Nasdem akan mengawal kontinuitas pembangunan yang sudah dilaksanakan oleh Presiden Jokowi," imbuhnya.

Di bagian lain Prof. Dr. Tjipta Lesmana dalam sebuah talkshow di televisi swasta nasional mengatakan, reshuffle kabinet tidak akan terjadi. Sebab, dua tokoh bangsa ini.

Yakni Surya Paloh dan Jokowi saling menyayangi. "Saya tidak yakin, karena presiden tidak menjawab secara spontan (Soal reshuffle)," katanya.

"Mengapa saya tidak yakin? Karena hubungan pak Jokowi dan Pak Surya itu mendalam. Ketika ada perbedaan kecil, mungkin ya. Saya kira tidak akan mempengaruhi kecintaan dan kesayangan kedua tokoh ini," pungkas dia.***

Load More