Suara Denpasar – Irjen Teddy Minahasa, Kapolda Sumatera Barat yang baru ditunjuk jadi Kapolda Jatim terbilang sebagai polisi yang kaya raya. Dia juga punya hobi kelas atas, yakni dalam klub motor gede Harlaey Davidson. Tak hanya itu, dia juga seorang kelokter ratusan keris zaman kerajaan.
Sebagaimana diketahui, sebelum ditangkap karena kasus narkoba, Irjen Teddy Minahasa memiliki kekayaan hampir Rp30 miliar, persisnya Rp 29.974.417.203. Itu yang dilaporkan ke KPK.
Pria kelahiran Manado, 23 November 1970 ini juga memiliki banyak bisnis. Di antaranya adalah dalam bidang akomodasi, yakni Hotel Horison, yang merupakan hotel bintang tiga di Kota Pasuruan. Selain itu dia juga memiliki taman rekreasi seluas 15 hektare bernama Taman Ria Suropati di Desa Ranggeh, Kecamatan Gondang Wetan, Pasuruan.
Yang menarik lagi, putra keempat dari 8 bersaudara dari H. Abubakar (almarhum) ini banyak memiliki benda pusaka atau barang antik. Terutama keris. Dia bisa terbilang sebagai kolektor.
“Karena ingin menghormati karya agung leluhur bangsa kita. Warisan pendahulu kita dari zaman Sriwijaya, Singosari, Majapahit dan lainnya,” kata Irjen Teddy Minahasa dikutip Suara Denpasar dari Youtube Topik ANTV.
Lulusan Akpol 1993 ini mengaku mengoleksi keris agar generasi ke depan tidak belajar tentang keris pada bangsa lain maupun belajar sejarah dari buku yang diproduksi orang asing.
Katanya, jumlah keris koleksinya sekitar 300-an. Setiap keris miliknya memiliki nama dan gelar. Dia pun punya satu keras yang jadi ageman (pegangan) yang dibawanya.
“Yang favourite di Jakarta. Ada ageman,” katanya.
Dalam video di Youtube Emil Akbar, Irjen Teddy juga sempat mengaku suka mengoleksi barang antik atau vintage. Bukan hanya keris, namun juga benda-benda antik lain, termasuk adalah ranjang yang terbuat dari kayu ukiran. Seperti yang dia simpan di salah satu rumah dia di Taman Ria Suropati, Pasuruan.
Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Tuntut Ini soal 11 Rumah Warga yang Rusak Akibat Proyek Terowongan Kereta Cepat
Sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui penangkapan Irjen Teddy Minahasa karena terlibat dalam kasus narkoba. Dia menjelaskan, Teddy Minahasa ditangkap berawal dari penangkapan jaringan narkoba yang dilakukan Polda Metro Jaya beberapa hari lalu. Saat itu ditangkap 3 orang.
Dari pendalaman lebih lanjut, ternyata jaringan narkoba ini melibatkan anggota polisi berpangkat brigadir kepala (Bripka). Dari anggota polisi ini, ternyata terseret pula seorang Kapolsek berpangkat kompol (komisaris polisi).
Tak berhenti di sana, penyelidikan lebih lanjut mengarah pada pengedar sabu-sabu yang berkaitan dengan anggota Polri berpangkat AKBP. Yakni AKBP Doddy Prawira Negara, Kapolres Bukit Tinggi.
Setelah penangkapan AKBP Doddy Prawira Negara, terungkap bahwa narkoba ini berasal dari Irjen Teddy Minahasa, yang merupakan Kapolda Sumbar.
"Atas dasar tersebut, kemarin, saya minta Kadiv Propam Mabes Polri untuk menjemput dan melakukan pemeriksaan terhadap Irjen TM," bebernya.
Jenderal Listyo menjelaskan, Jumat pagi (14/10/2022) sudah dilakukan gelar perkara dan memastikan bahwa Irjen Teddy Minahasa menjadi bagian dari jaringan narkoba sehingga ditahan.
Berita Terkait
-
Susul Ferdy Sambo, Irjen Teddy Minahasa Terancam Pecat
-
Kapolri Beberkan Kronologi Penangkapan Irjen Teddy Minahasa, Ternyata Berawal dari Sini
-
Tajir Melintir, Ini Bisnis Kapolda Jatim Teddy Minahasa yang Ditangkap Kasus Narkoba
-
Terkait Penangkapan Kapolda Jatim Teddy Minahasa, Kapolri: Kami Tindak Tegas!
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Di Balik Stabilitas Metland: Strategi Cerdas Diversifikasi Bisnis Properti
-
5 Filosofi Bubur Pedas Sambas yang Jarang Diketahui, Nomor 3 Sarat Makna Kehidupan
-
Kabar TerbaruJohn Wick 5: Arah Cerita Baru, Tinggalkan Konflik Lama
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita
-
Ustaz Khalid dan PIHK Lain di Tengah Kisruh Pembagian Kuota Haji
-
7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget
-
8 Cara Bikin Rumah di Palembang Tetap Sejuk Meski Cuaca Lagi Panas-Panasnya
-
Kakak Rizky Nazar Hadiri Momen Bahagia Syifa Hadju, Ungkit Pernikahan Impian