Suara Denpasar – Kapolda Jatim, Irjen Teddy Minahasa dikenal sebagai polisi yang tajir melintir. Harta kekayaannya yang dilaporkan dalam LHKPN KPK tersebut hampir Rp30 miliar, Rp 29.974.417.203. Lantas, apa bisnis Teddy Minahasa selain sebagai perwira tinggi Polri?
Teddy Minahasa merupakan perwira tinggi Polri yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat. Dia baru saja ditunjuk menjadi Kapolda Jatim menggantikan Irjen Nico Avinta yang dicopot usai Tragedi Kanjuruhan, Malang.
Dari daftar riwayat hidup yang didapat Suara Denpasar, Irjen Teddy Minahasa lahir di Manado, Sulawesi Utara pada 23 November 1970. Meski demikian, dia tumbuh dan besar tidak di tanah kelahirannya. Melainkan di Pasuruan, Jawa Timur. Ayahnya adalah seorang pedagang bernama Haji Abubakar (almarhum).
“Kedua orang tua kerja ke Manado. Sampai sana tiba-tiba lahir. Numpang lahir, lalu balik lagi ke Pasuruan,” kata Teddy ketika ditanya reporter di Youtube ANTV News ihwal namanya yang mencantumkan Minahasa.
Teddy Minahasa kecil bersekolah di SDN Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan (1984). Selanjutnya dia berseklah di SMPN 1 Pasuruan (1987), dan SMAN 3 Pasuruan (1990).
Teddy Minahasa lulus Akpol 1993. Kemudian dia malang melintang di kepolisian. Pernah menjadi Kapolres Malang Kota pada 2011, ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada 2014 sampai 2017, yang kala itu ajudan Presiden Joko Widodo adalah Listyo Sigit Prabowo.
Dia juga pernah menjadi Karopaminal Divisi Propam Polri (2017). Kemudian jadi Kapolda Banten pada Agustus 2018, lalu jadi Wakapolda Lampung, Sahlijemen Kapolri (2019), hingga pada 2021 menjadi Kapolda Sumatra Barat (2021). Pada 2022, dia tunjuk jadi Kapolda Jatim, namun belum ada serah terima jabatan.
Selain dikenal tajir, Teddy Minahasa juga punya hobi yang mentereng. Yakni ikut dalam klum motor Harley Davidson. Bahkan dia menjadi Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Periode 2021-2026.
Lantas, apa bisnis yang dijalani Teddy Minahasa sehingga tajir melintir? Dari penelusuran Suara Denpasar, dia punya sejumlah usaha atau bisnis. Di antaranya bisnis yang digeluti adalah hotel dan taman rekreasi.
Hotel yang dia punya adalah Hotel Horison Pasuruan. Hotel kelas bintang tiga ini disebut merupakan kongsi dengan kawan bisnisnya bernama Hari Prasetyo. Dia mengaku membuat Hotel Horison karena terinspirasi dari fakta hotel yang representatif di Kota Pasuruan tidak ada.
Baca Juga: Kapolda Jatim Irjen Teddy Minahasa Ditangkap Terkait Narkoba, Kapolri Turun Tangan
“Alhamdulillah tingkat okupansinya juga tertinggi, ya, dan hampir semua kegiatan-kegiatan birokrasi terselenggara di sana,” kata Teddy Minahasa dikutip dari Youtube Radar Bromo TV.
Selain bisnis hotel, Teddy Minahasa juga bisnis di bidang tempat rekreasi bernama Taman Ria Suropati di Desa Ranggeh, Kecamatan Gondang Wetan, Pasuruan. Taman ini memiliki banyak wahana rekreasi, termasuk kebun binatang mini dan kolam renang di lahan seluas 15 hektare.
Dia mengaku dalam bisnis ini tidak berorientasi profit belaka. Harga tiketnya juga kata dia murah, yang penting buat orang senang.
“Saya dapat keuntungan nonmaterial (dari Taman Ria Suropati) membuat orang senang,” katanya. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Perang Bintang Trending di Tengah Kabar Penangkapan Irjen Teddy Minahasa, Bintang Emon: Seru
-
Terkait Penangkapan Kapolda Jatim Teddy Minahasa, Kapolri: Kami Tindak Tegas!
-
Viral Lagi, Saat Irjen Teddy Minahasa Pamer Tangkapan 41 Kilogram Sabu-sabu Senilai Rp62 Miliar di Sumbar
-
Sepak Terjang Irjen Teddy Minahasa, Kapolda Jatim Tajir Melintir, Lahir di Manado, Besar di Pasuruan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?