/
Sabtu, 15 Oktober 2022 | 21:04 WIB
Waskita Karya Realty dan Universitas Udayana (Unud) (Suara Denpasar)

Suara Denpasar - Udayana Integrated Student Dormitory atau proyek asrama mahasiswa Universitas Udayana (Unud) belum juga terwujud.

Padahal, proyek ini harusnya sudah selesai dan dilakukan penyerahan kunci kepada mahasiswa yang ingin tinggal di asrama pada 31 Agustus 2022.

Ketika awak media ke lokasi proyek tidak tampak adanya aktivitas pembangunan dari rekanan PT Waskita Karya Realty.

"Kami sedang berproses dan masih  dalam tahap diskusi dengan Waskita Karya," kata jubir Rektor Unud Putu Ayu Asty Senja Pratiwi. "Pihak Waskita sedang dalam tahap penyegaran dan ada perubahan di manajemen Waskita Karya," terangnya.

Sedangkan Rektor Universitas Udayana Prof. Nyoman Gede Antara belum bisa dikonfirmasi terkait mangkraknya proyek tersebut, walau wartawan denpasar.suara.com berusaha menghubingi melalui sambungan WhatsApp Sabtu malam (15/10/2022).

Demikian, untuk diketahui kabar yang beredar bahwa proyek ini digagas oleh Prof. Antara dengan pendanaan dari investor dalam hal ini PT. Waskita Karya Realty.

Adapun PT. Waskita Karya Realty nantinya dikabarkan akan mengelola asrama tersebut untuk mengembalikan investasi yang telah mereka tanam.

Hanya saja, di awal pembangunan sempat adanya penolakan mahasiswa terkait asrama tersebut. Mengingat, nantinya ada kata wajib dari mahasiswa baru untuk tinggal di asrama tersebut dengan nilai sewa yang terbilang tinggi di tengah ekonomi masyarakat banyak morat marit akibat pandemi Covid-19. ***

Baca Juga: Kasus Dugaan Penyalahgunaan Dana SPI Unud, MAKI Minta Kejati Bali Jangan Bertele-tele

Load More